Ilustrasi
Jakarta - Sejalan perkembangan zaman, banyak bahasa daerah yang mulai ditinggalkan penuturnya. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan, 11 bahasa daerah dinyatakan punah.
Catatan Kemendikbud tahun 2017 menyatakan, sebanyak 11 dari 71 bahasa daerah yang sudah dipetakan vitalitasnya dinyatakan punah. Kesebelas bahasa tersebut berasal dari Maluku, Maluku Utara, dan Papua.Selanjutnya, empat bahasa daerah berstatus kritis, dua bahasa mengalami kemunduran, 19 bahasa terancam punah, 16 bahasa berstatus stabil namun terancam punah, dan 19 bahasa dinyatakan aman. Guna mencegah kepunahan lebih lanjut, Kemendikbud melakukan revitalisasi dan konservasi bahasa daerah.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Bahasa Daerah Punah Revitalisasi


























