Google Inc
Jakarta - Google dan penyedia internet di Rusia telah menyikat blokir 786 situs yang dianggap pembajak konten, ini setelah Pengadilan setempat mengeluarkan perintah pemblokiran secara permanen.
Hal itu disampaikan Rozcomnadzor, agen pengawas telekomunikasi asal Rusia. "Hingga saat ini, akses menuju 786 situs yang memiliki konten yang melanggar hak kekayaan intelektual telah diputus," ujarnya. Jadi sekarang, perusahaan mesin peramban seperti Google, Yandex, Mail.ru, Rambler dan Sputnik sudah tak lagi menampikan hasil pencarian untuk situs-situs pembajak konten tersebut.Kebanyakan situs yang diblokir karena mengabaikan laporan keluhan yang disampaikan melalui pengadilan. Situs Proxy dan situs replika yang menduplikasi konten juga terkena imbas pemblokiran.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Google Vladimir Putin Rusia
























