Aksi warga yang menentang kerusakan lingkungan oeh perusahaan tambang Kitadin di Kutai Kartanegera (Foto: kliksamarinda)
Samarinda - Perusahaan pertambangan, PT Kitadin dianggap telah merusak lebih dari 124 hektare padi sawah di Desa Kerta Buana, Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Warga menuding buangan limbah perusahaan itu menyebabkan gagal panen, padahal lahan pertanian setempat sangat produktif.
"Berdasarkan derita inilah maka pada Rabu (22/11) kemarin, kami bersama sekitar 50 warga perwakilan tiga kelompok tani menggelar aksi demonstrasi dan sempat menutup jalan hauling batu bara milik PT Kitadin," ucap perwakilan petani Desa Kerta Buana Ketut Bagia. Sebanyak tiga kelompok tani padi di Desa Kerta Buana itu adalah Kelomok Tani Sido Rukun, Kelompok Tani Setia Karya, dan Kelompok Tani Suka Karya.Tiga kelompok ini menggelar aksi karena menjadi sasaran pertama gagal panen akibat dari banjir lumpur yang merusak sedikitnya 124 ha kawasan pertanian produktif, bahkan mereka harus menanam sampai tiga kali agar bisa mendapatkan beras.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kutai Kartanegara PT Kitadin Kerusakan Lingkungan























