Gedung KPK RI (foto: Jurnas)
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi sedang mendalami peran sejumlah anggota DPR RI yang ikut terlibat proses pembahasan anggaran proyek pengadaan satelit monitor di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun 2016. Lembaga antikorupsi juga mendalami dugaan suap kepada sejumlah legislator untuk menggolkan pembahasan anggaran proyek tersebut.
Dalam proyek pengadaan satelit monitor, Bakamla dan DPR menyepakati anggaran proyek senilai Rp 400 miliar. Dengan alasan sedang melakukan penghematan, anggaran itu dipangkas dan akhirnya direstui menjadi Rp 220 miliar."Tentu akan didalami (dugaan aliran uang ke sejumlah anggota DPR RI). Apakah ada pihak lain yang akan didalami terkait proses penganggaran, tentu akan didalami," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.Bukan tanpa alasan penelusuran itu tengah diintensifkan. Pasalnya lembaga antikorupsi telah mengantongi informasi dan bukti.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Suap Bakamla DPR




























