Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menerima informasi terkait pembentukan tim gabungan untuk mengusut kasus teror terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Lembaga antikorupsi akan meminta kepolisian untuk menerangkan model tim gabungan itu.
Demikian disampaikan Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief di Jakarta, Selasa (1/8/2017). Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya menyebut mengenai pembentukan tim gabungan tersebut usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (31/7/2017)."(Tim gabungan ini) Detailnya belum disampaikan. Kami juga belum mengetahui. Kami berharap ada tim dari Polda dan Mabes untuk menjelaskan dulu kepada kami tentang model pembentukan tim itu," ucap Laode.Menurut Laode, KPK memerlukan penjelaskan dari Polda Metro Jaya atau Mabes Polri untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing lembaga. Setelah menerima penjelasan itu, KPK akan menentukan sikap untuk ikut atau tidak dalam tim gabungan.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Novel Baswedan Kapolri Tito Karnavian KPK























