Pengeboran Migas (foto: SKK Migas)
Jakarta - Industri hulu migas di dunia saat ini, sedang dalam kondisi menghadapi tantangan yang cukup berat. Pasalnya, harga minyak mentah dunia yang belum stabil. Dengan konsidi itu, maka sudah pasti akan berdampak juga terhadap kegiatan operasional.
Dengan segala keadaan, harus ada komitmen nyata yang dibantu stakeholder untuk menyiasati tantangan tersebut. Ide cemerlang itu yakni kegiataan pengadaan barang dan jasa dituntut untuk meningkatkan pola kandungan dalam negeri (TKDN). Kemudian, mengubah pola pemanfaatan barang atau jasa dari impor menjadi lokal.Strategi tersebut dilakukan, dengan berkomitmen memberdayakan pengusaha lokal. Salah satu konkretnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) mengadakan Vendor’s Day pada 27-28 Juli 2017 di Malang, Jawa Timur.Dari kegiatan itulah, SKK Migas dan Kontraktor KKS berkomitmen menerapkan produk barang jasa dalam negeri. Namun yang terpenting, SKK Migas mengharapkan kerja sama aktif pengusaha (mitra kerja) dalam menciptakan produk dalam negeri yang berkualitas, kompetitif, dan kemampuan delivery sesuai jadwal. Sehingga, akan mengoptimalkan efek berganda industri hulu migas terhadap perekonomian nasional.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
SKK Migas

























