Selasa, 12/05/2026 20:50 WIB

Viral, Dokter Ini Biayai Haji Ibu Hasil Jualan Sabun di TikTok





Nama Dr. Fatima Al-Zahra Ditti, seorang dokter asal Filipina, viral di media sosial usai berhasil menuntaskan janji untuk memberangkatkan ibunya berhaji

Dr. Fatima Al-Zahra Ditti (dua dari kanan) bersama ibunya (Foto: Arab News)

Manila, Jurnas.com - Nama Dr. Fatima Al-Zahra Ditti, seorang dokter asal Filipina, viral di media sosial usai berhasil menuntaskan janji untuk memberangkatkan ibunya berhaji pada tahun ini.

Meski bekerja sebagai dokter spesialis kedokteran keluarga, Ditti menceritakan bahwa tahun lalu dia sempat merasa ragu dapat mencapai target tersebut dengan penghasilan utamanya saja.

Kegelisahan itu ia tumpahkan melalui video di TikTok. Dia bertanya cara mewujudkan impian sang ibu. Dalam salah satu sesi siaran langsung, Ditti bercerita sambil menangis tentang keinginannya yang besar namun terkendala biaya yang sangat mahal, hingga seorang pengikut menyarankannya untuk mencoba fitur jualan live di platform tersebut.

“Dalam salah satu sesi siaran langsung, saya membagikan kisah saya dan akhirnya menangis. Saya katakan, `Saya sangat menginginkan ini untuk ibu saya, tetapi biayanya sangat mahal. Tetap saja, saya akan mencari jalan`,” ujar Fatima Al-Zahra Ditti dikutip dari Arab News pada Selasa (12/5).

Berbekal dedikasi tinggi, Ditti menghabiskan waktu berjam-jam setelah pulang kerja untuk berjualan. Dia berhasil menjual lebih dari 6.000 batang sabun dengan komisi 57 peso per batang, yang akhirnya terkumpul cukup untuk menutupi biaya haji sebesar 350.000 peso atau Rp99,6 juta.

“Jualan siaran langsung di TikTok mengharuskan Anda untuk tetap online selama sekitar empat jam. Saya melakukannya di malam hari, biasanya dari jam 8 malam sampai tengah malam, setelah pulang kerja. Saya benar-benar mendedikasikan diri untuk itu karena saya melihat potensinya begitu orang-orang mulai muncul secara konsisten,” ungkap dia.

Dukungan besar datang dari komunitas daringnya yang dikenal dengan nama `Doc Kulot` sejak 2021. Ditti sering membagikan kisahnya sebagai dokter generasi pertama dan tulang punggung keluarga yang berasal dari kota kecil di Tawi-Tawi, yang membuat banyak orang merasa terhubung dan terinspirasi oleh perjuangannya.

Sebagai anak sulung dari lima bersaudara, perempuan berusia 33 tahun ini telah memikul tanggung jawab menghidupi keluarga sejak ayahnya wafat pada tahun 2017. Dia bekerja keras menyekolahkan adik-adiknya karena teringat masa kecilnya saat orang tuanya harus berjuang keras hanya demi memenuhi kebutuhan dasar.

“Ketika ayah saya meninggal, peran pemberi nafkah tiba-tiba kosong dan saya harus mengambil alih peran tersebut. Sebagai sebuah keluarga, kami benar-benar berjuang keras. Kami mulai dari bawah. Saya adalah orang yang terbuka membagikan kisah saya. Orang berasumsi bahwa setelah Anda menjadi dokter, Anda pasti sudah kaya. Dalam kasus kami, kami benar-benar tidak punya apa-apa,” kata Ditti.

Sebelum mulai berjualan sabun pada akhir Mei tahun lalu, Ditti mengaku sempat terlilit pinjaman dan hanya memiliki satu sumber penghasilan. Namun, dukungan daring yang luar biasa membuatnya berhasil mengumpulkan biaya haji hanya dalam waktu enam bulan, tepatnya pada November.

Keinginan tulus Ditti untuk memberikan kehidupan yang nyaman bagi ibunya pun akhirnya membuahkan hasil yang manis. Dia bertekad terus merawat ibunya sebagai bentuk bakti dan kasih sayang seorang anak.

Ibundanya yang berusia 61 tahun, Mimbung, akhirnya berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji pada 4 Mei lalu. Mimbung merasa sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka bahwa melalui jualan sabun di media sosial, impian sucinya untuk pergi ke Tanah Suci bisa terwujud.

KEYWORD :

Kisah Inspiratif Haji Jualan Sabun TikTok Fatima Al-Zahra Ditti




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :