Senin, 20/04/2026 20:17 WIB

Dewan Keamanan PBB Adakan Pertemuan Pertama terkait Risiko AI





Pemerintah di seluruh dunia sedang mempertimbangkan cara mengurangi bahaya munculnya teknologi AI.

Gedung markas besar PBB difoto dengan logo PBB di wilayah Manhattan, New York City, New York, AS, 1 Maret 2022. (Foto: Reuters/Carlo Allegri)

JAKARTA, Jurnas.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akan mengadakan diskusi formal pertamanya tentang kecerdasan buatan (AI) minggu ini di New York. Inggris menyerukan dialog internasional tentang dampaknya terhadap perdamaian dan keamanan global.

Pemerintah di seluruh dunia sedang mempertimbangkan cara mengurangi bahaya munculnya teknologi AI, yang dapat membentuk kembali ekonomi global dan mengubah lanskap keamanan internasional.

Inggris memegang jabatan presiden bergilir Dewan Keamanan PBB bulan ini dan telah mencari peran kepemimpinan global dalam regulasi AI.

Menteri Luar Negeri Inggris, James Cleverly akan memimpin diskusi pada Selasa (18/7).

Pada bulan Juni, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mendukung proposal beberapa eksekutif kecerdasan buatan untuk pembentukan badan pengawas AI internasional seperti Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Sumber: Reuters

KEYWORD :

Kecerdasan Buatan Risiko AI DK PBB




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :