Ilustrasi padi yang ditanam oleh petani di sawah (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Syngenta Indonesia memperkenalkan inovasi fungisida terbaru dalam pengendalian penyakit padi, guna meningkatkan produktivitas panen yang lebih tinggi, dalam peluncuran yang berlangsung di Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis (4/6).
MIRAVIS Duo dirancang untuk memberikan perlindungan yang kuat dan konsisten, sekaligus menjaga tanaman tetap sehat, lebih hijau, dan bersih, sehingga mendukung potensi hasil panen optimal.
Dengan teknologi ADEPIDYN, produk ini meningkatkan kesehatan tanaman dan memberikan perlindungan efektif terhadap penyakit bahkan di tengah kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi.
Teknologi ini juga dikenal memiliki ketahanan terhadap hujan yang sangat baik, dengan perlindungan hingga 14 hari setelah aplikasi.
"Peluncuran MIRAVIS Duo untuk padi adalah wujud nyata dari visi Petani MAJU, yaitu membantu petani meningkatkan hasil panen untuk keuntungan maksimal, mempercepat inovasi teknologi fungisida sesuai kebutuhan petani, serta memperkuat kolaborasi agar teknologi pertanian digunakan sesuai rekomendasi demi hasil yang optimal dan berkelanjutan," kata Eryanto, Presiden Direktur Syngenta Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto, menyambut baik inovasi Syngenta dalam meningkatkan produktivitas dan memperkuat budidaya padi di tingkat petani.
"Kami berharap teknologi seperti ini dapat diadopsi dengan bijak sesuai rekomendasi, sehingga produktivitas dan kualitas panen padi di Cilacap terus meningkat," kata Sigit.
Kabupaten Cilacap dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi terbesar di Jawa dan Indonesia, dengan perkiraan produksi mencapai 855.042 ton Gabah Kering Giling (GKG). Pada 2025, Cilacap juga mencatat surplus beras lebih dari 321 ribu ton.
Inovasi MIRAVIS Duo menghadirkan tiga fitur utama yang menjadi keunggulan. Pertama, memberikan hingga 14 hari bahkan di bawah kondisi cuaca yang tidak menentu. Hasilnya adalah gabah yang sehat dan berkilau.
Kedua, bendera yang lebih hijau dan bersih meningkatkan kemampuan tanaman menyerap sinar matahari dan memanfaatkan air secara lebih efisien, sehingga mendukung fotosintesis yang optimal dan vitalitas tanaman secara keseluruhan.
Ketiga, perlindungan penyakit yang lebih kuat dan tanaman yang lebih sehat, membantu petani mencapai produktivitas lebih tinggi, menghasilkan panen melimpah dengan gabah sehat berkilau.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Syngenta Indonesia Produktivitas Padi Hama Padi























