Sekretris Jenderal NATO Jens Stoltenberg (Foto: UPI.com)
JAKARTA, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan, Ukraina akan menjadi anggota aliansi dalam jangka panjang. Namun, dia juga menekankan bahwa masalah mendesaknya adalah tetap menjadi negara merdeka dalam menghadapi invasi Rusia.
"Sekutu NATO telah sepakat bahwa Ukraina akan menjadi anggota aliansi kami, tetapi pada saat yang sama itu adalah perspektif jangka panjang," kata Stoltenberg kepada wartawan saat berkunjung ke ibu kota Finlandia, Helsinki.
"Masalahnya sekarang adalah bahwa Ukraina berlaku sebagai negara merdeka yang berdaulat, dan oleh karena itu kita perlu mendukung Ukraina," kata Stoltenberg menambahkan.
Setelah invasi Rusia, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mendesak aliansi militer pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk memberikan negaranya keanggotaan jalur cepat.
Ukraine menyerahkan lamaran untuk bergabung dengan Uni Eropa lima hari setelah Rusia menginvasi negaranya pada Februari 2022, dan diberikan status kandidat pada Juni.
"Ketika perang berakhir kita perlu memastikan bahwa sejarah tidak terulang kembali," kata Stoltenberg dalam konferensi pers dengan Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin.
"Presiden Putin tidak bisa terus menyerang tetangganya. Dia ingin mengendalikan Ukraina dan dia tidak merencanakan perdamaian, dia merencanakan lebih banyak perang."
Takut oleh invasi Moskow ke Ukraina, Finlandia dan Swedia membatalkan kebijakan non-blok militer mereka selama puluhan tahun dan mendaftar untuk bergabung dengan NATO pada Mei 2022.
"Saya melihat masa depan Ukraina adalah menjadi bagian dari Uni Eropa dan juga anggota NATO," tambah Marin.
Turki dan Hongaria adalah satu-satunya anggota yang tersisa yang belum meratifikasi tawaran Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan aliansi tersebut.
Stoltenberg mengatakan bahwa "baik Finlandia maupun Swedia telah memenuhi apa yang mereka janjikan dalam perjanjian trilateral yang mereka buat dengan Turki Juni lalu di Madrid".
"Saatnya sekarang untuk meratifikasi dan menyambut sepenuhnya Finlandia dan Swedia sebagai anggota," katanya.
Sumber: AFP
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang Rusia Ukraina NATO Jens Stoltenberg Volodymyr Zelenskyy

























