Partai Perjuangan Indonesia (PDI) Perjuangan
Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Andreas Pereira menilai pihak Front Pembela Islam (FPI) gagal paham isi pidato Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia mempertanyakan letak kesalahan pidato Mega hingga harus dilaporkan menistakan agama ke pihak kepolisian.
"Kalau dilihat dari substansi pidatonya dimana penistaan agamanya?," ujar Andreas di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1/2017).Andreas meminta FPI tidak gegabah menuding Mega menistakan agama. Seharusnya, kata dia, FPI lebih cermat menilai isi pidato Mega sebelum mempidanakannya ke pihak kepolisian. "Pelajari betul dululah itu," tandasnya.Lebih lanjut Andreas menganggap FPI mempoliskan Mega syarat dengan tuduhan politis. Ia menyayangkan FPI menyeret agama sebagai dasar menjerat mega ke ranah hukum. "Mereka menuduh bawa-bawa iman dalam politik. Itu tidak nyambung," ujarnya.Baca juga :
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Penistaan Agama PDIP




























