Selasa, 14/04/2026 20:13 WIB

Lepas Pengaruh Rusia, Siprus Datangkan Helikopter Airbus





Lepas Pengaruh Rusia, Siprus Datangkan Helikopter Airbus

Helikopter H145M (Foto: Airbus)

Nicosia, Jurnas.com - Siprus menandatangani kesepakatan dengan Airbus Helicopters pada Jumat (24/6) untuk pembelian enam helikopter serang ringan, dengan opsi enam armada tambahan. Ini merupakan upaya Siprus melepaskan persenjataan era Soviet dan mendapatkan peralatan militer yang kompatibel dengan negara-negara anggota Uni Eropa lainnya.

Tidak ada rincian keuangan yang diungkapkan selama penandatanganan perjanjian untuk helikopter H145M. Menteri Pertahanan Siprus Charalambos Petrides mengatakan, helikopter itu dapat beroperasi siang dan malam, menyerang target secara akurat dengan senjata massal dan dapat mendukung operasi darat dalam peran pengumpulan informasi.

"Dengan akuisisi helikopter serang Airbus yang baru, kami juga akan dapat memperkuat kerangka kerja yang ada dari berbagai kemitraan internasional dan regional kami, dengan meningkatkan interoperabilitas dengan negara-negara kawasan," kata Petrides dikutip dari Associated Press.

Wakil Presiden Eksekutif Helikopter Airbus Olivier Michalon menandatangani kesepakatan atas nama perusahaannya.

Diketahui, Siprus terbagi menurut garis etnis pada tahun 1974 ketika Turki menginvasi menyusul kudeta yang bertujuan untuk bersatu dengan Yunani. Hanya Turki yang mengakui deklarasi kemerdekaan yang dideklarasikan keturunan Siprus-Turki di sepertiga utara pulau itu, dan mempertahankan lebih dari 35.000 tentara di sana.

Charalambides mengatakan kehadiran pasukan Turki di utara tidak meninggalkan ruang untuk "berpuas diri" dalam masalah pertahanan.

"Pertahanan dan keamanan nasional tanah air kita tidak bisa ditawar," lanjut Petrides.

Sebelumnya, Siprus mencoba untuk menjual 11 helikopter serang Mi-35 era Soviet yang dibelinya lebih dari 20 tahun yang lalu, karena avioniknya yang usang dan biaya perawatan yang tinggi. Serbia menyatakan minatnya untuk membeli helikopter tersebut.

KEYWORD :

Siprus Rusia Helikopter Airbus Maskapai Militer




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :