Jum'at, 29/05/2026 21:37 WIB

Dua Tim Mahasiswa UMB Raih Penghargaan Internasional di Malaysia





Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Mahasiswa Univesitas Mercu Buana dalam ajang Internasional

Dua Tim Mahasiswa UMB Raih Penghargaan Internasional di Malaysia. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Mahasiswa Universitas Mercu Buana (UMB) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dua tim mahasiswa UMB berhasil meraih penghargaan dalam ajang International Business Plan Competition (IBPC) yang digelar Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) pada Selasa (19/5) di University Malaya Wales, Malaysia.

Kompetisi tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mempresentasikan gagasan bisnis inovatif yang dinilai berdasarkan aspek kreativitas, keberlanjutan, kelayakan bisnis, serta dampak sosial yang dihasilkan.

Tim International Class UMB yang terdiri dari Muhammad Al Fath De Niro, Monica Tandya Bethari, dan Kendo Attariq berhasil meraih penghargaan Best EdTech Innovation melalui inovasi bertajuk PlayLoop. Platform berbasis konsep shareconomy itu menawarkan layanan penyewaan mainan dan perlengkapan anak sebagai solusi atas tingginya biaya kebutuhan anak sekaligus persoalan limbah barang rumah tangga.

“Ada dua masalah yang ingin kami jawab, yakni persoalan ekonomi keluarga muda dan isu lingkungan. Barang yang masih layak pakai bisa dimanfaatkan kembali sehingga lebih hemat dan mengurangi sampah,” ujar Muhammad Al Fath De Niro.

Sementara itu, tim mahasiswa Program Studi Manajemen UMB yang terdiri dari Haidara Mahamadou, Nazwa Rahma Puspita, dan Muhammad Daffa Ridwansyah meraih penghargaan Best Problem-Solving Innovation melalui inovasi LivSense.

LivSense merupakan platform livestock health intelligence yang dirancang untuk membantu peternak mendeteksi risiko penyakit ternak lebih dini melalui analisis data lapangan. Inovasi tersebut lahir dari persoalan keterlambatan penanganan penyakit ternak yang selama ini menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang lebih preventif agar risiko kerugian dan kematian ternak dapat ditekan,” kata Haidara Mahamadou, Mahasiswa asal Mali.

Kedua tim mendapatkan pendampingan dari dosen Universitas Mercu Buana, Ali Hanafiah, mulai dari penguatan konsep bisnis hingga persiapan presentasi di hadapan dewan juri internasional.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan kemampuan mahasiswa UMB dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mampu bersaing di tingkat global.

“Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Mercu Buana memiliki kreativitas, daya saing, dan kemampuan problem solving yang baik. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani tampil di kompetisi internasional,” ujarnya.

Prestasi kedua tim tersebut sekaligus mempertegas komitmen Universitas Mercu Buana dalam mendorong pengembangan inovasi, kewirausahaan, dan kompetensi global mahasiswa melalui berbagai program dan kompetisi internasional.

KEYWORD :

Universitas Mercu Buana tingkat internasional Muhammad Al Fath Monica Tandya Bethari




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :