Rabu, 29/04/2026 12:05 WIB

Maskot Kubi di UMB Store dan Gedung Badminton Resmi Beroperasi





Dua fasilitas baru diresmikan sebagai wujud nyata komitmen Universitas Mercu Buana dalam mencetak wirausahawan muda

Rekot UMB Prof. Dr. Andi Adriansyah, M. Eng menunjukkan maskot Kubi di Store UMB. (Foto: Jurnas/Ira).

Jakarta, Jurnas.com- Universitas Mercu Buana (UMB) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan infrastruktur kampus yang menunjang akademik dan karakter mahasiswa. Pada Selasa, 28 April 2026, dua fasilitas baru diresmikan secara bersamaan, UMB Store dengan maskot Kubi dan Hall Badminton. Prosesi peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan universitas serta unsur pengurus Yayasan Menara Bhakti.
Hadir dalam acara tersebut Prof. Dr. Andi Adriansyah, M. Eng. (Rektor) dan Wakil Rektor Universitas Mercu Buana, para Dekan dan Kepala Biro, serta Anggota Pembina Yayasan Menara Bhakti, Rindangsari Kurniawati, M.A., beserta pengurus yayasan lainnya. Kehadiran pimpinan puncak yayasan menegaskan bobot strategis kedua fasilitas baru ini bagi pengembangan institusi ke depan.

"Melalui launching ini, Universitas Mercu Buana menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang tidak hanya menghasilkan pelaku usaha, tetapi juga membentuk karakter, daya saing, dan kontribusi nyata bagi masyarakat." kata Andi

Dalam sambutan resminya, Profesor Peneliti Robot Humanoid, ini menyampaikan bahwa UMB Store diharapkan menjadi katalis lahirnya generasi yang ia sebut MercuPreneur wirausahawan muda yang mampu bertumbuh, bersinar, dan memberikan dampak luas bagi masa depan ekonomi kreatif Indonesia. Pernyataan ini mencerminkan visi jangka panjang kampus dalam mengintegrasikan semangat kewirausahaan ke dalam kehidupan akademik sehari-hari.

Tak kalah penting, Rektor juga menekankan makna kebesaran sebuah perguruan tinggi yang bukan diukur dari luas lahan, melainkan dari kekuatan komunitasnya. Ia menyebut komunitas yang kuat lahir dari interaksi yang tulus — di lorong kampus, di kantin, di lapangan olahraga, hingga di ruang-ruang yang baru diresmikan hari ini.

"Badminton Hall adalah ruang di mana nilai-nilai yang tidak bisa diajarkan di dalam kelas akan tumbuh secara alami: disiplin, kerendahan hati dalam kekalahan, kebesaran jiwa dalam kemenangan, dan semangat yang pantang padam," ujar Andi.

Sementara untuk Hall Badminton, Andi menegaskan bahwa fasilitas olahraga itu bukan sekadar arena permainan, melainkan tempat persemaian karakter sejati mahasiswa UMB. Ia menyebutnya sebagai identitas Mercu Buana yang sesungguhnya — bahwa lulusan kampus ini bukan hanya cerdas di atas kertas, tetapi juga tangguh dalam menghadapi kehidupan nyata.

Pandangan senada disampaikan oleh Anggota Pembina Yayasan Menara Bhakti, Rindangsari Kurniawati, M.A. Ia menegaskan bahwa peresmian kedua fasilitas ini jauh melampaui makna sebuah seremoni biasa. Bagi Rindangsari, ini adalah pernyataan tegas bahwa pendidikan merupakan investasi bangsa yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya diucapkan dalam retorika.

"Peresmian ini bukan sekadar seremoni fasilitas. Ini adalah bentuk komitmen terhadap pendidikan sebagai investasi bangsa bahwa kita sungguh-sungguh menyiapkan generasi, bukan sekadar membangun Gedung," terang Anggota Pembina Yayasan Menara Bhakti.

Rindangsari juga menyoroti dimensi lingkungan sebagai fondasi utama pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, potensi individu tidak akan pernah berkembang secara optimal tanpa kehadiran lingkungan yang mendukung. Dua fasilitas yang baru diresmikan ini, dalam pandangannya, adalah wujud nyata dari kesadaran institusi bahwa tugas kampus adalah menyediakan ekosistem, bukan sekadar ruang belajar formal.

"Potensi individu tidak berkembang tanpa lingkungan yang mendukung. Kita tidak bisa meminta mahasiswa bertumbuh, sementara kita tidak menyiapkan tanahnya. Inilah tanah itu." Tegasnya.

Peresmian dua fasilitas ini sejalan dengan tren penguatan ekosistem kampus di berbagai universitas terkemuka di Indonesia, yang semakin menyadari bahwa mutu pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kurikulum akademik, tetapi juga oleh kualitas lingkungan fisik dan sosial yang dihadirkan bagi mahasiswanya. Bagi Universitas Mercu Buana, langkah ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan transformasi kelembagaan yang terus bergulir.

KEYWORD :

Universitas Mercu Buana wirausahawan muda UMB Store Hall Badminton Maskot Kubi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :