Penampakan sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Disway)
Jakarta, Jurnas.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memprediksikan jika omzet transaksi hewan kurban bisa menyentuh angka Rp26 triliun pada Iduladha 2026.
Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti mengatakan, Iduladha miliki dampak multidimensi pada sektor peternakan, sekaligus menjadi penggerak ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan peternak rakyat secara signifikan.
Total omzet nasional hewan kurban pada 2026 diproyeksikan berada di kisaran Rp 26 triliun.
Akhir Pekan, IHSG Ditutup ke Level 6.127
Angka tersebut mencerminkan besarnya perputaran ekonomi dari aktivitas penjualan hewan kurban, baik sapi maupun kambing di berbagai daerah.
"Total omzet nasional hewan kurban tahun 2026 diprediksi sekitar Rp 26 triliun," kata dia.
Sebagai perbandingan, total transaksi atau omzet nasional hewan kurban pada 2025 diperkirakan mencapai Rp 27,1 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar Rp 28,3 triliun.
Meski terjadi penurunan, Esther menilai momentum Iduladha tetap menjadi penopang penting bagi keberlanjutan usaha peternak rakyat sekaligus ekosistem industri peternakan nasional.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hewan Kurban Omzet Nasional Lebaran Iduladha


























