Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tiba untuk KTT Iklim PBB COP26 di Glasgow pada 1 November 2021. (Foto: Phil Noble/Pool/AFP)
Kyiv, Jurnas.com - Ukraina menyerukan pertemuan dengan Rusia dan anggota lain dari kelompok keamanan utama Eropa, atas meningkatnya ketegangan di perbatasannya.
Dikutip dari BBC pada Senin (14/2), Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan Rusia telah mengabaikan permintaan resmi untuk menjelaskan penambahan pasukan.
Dia menyebut "langkah selanjutnya" adalah meminta pertemuan dalam 48 jam ke depan untuk "transparansi" tentang rencana Rusia.
Di sisi lain, Rusia membantah rencana untuk menyerang Ukraina meskipun ada penambahan sekitar 100.000 tentara di perbatasan Ukraina.
Kuleba mengatakan Ukraina pekan lalu menuntut jawaban dari Rusia di bawah aturan Dokumen Wina, kesepakatan tentang masalah keamanan yang diadopsi oleh anggota Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), termasuk Rusia.
"Jika Rusia serius ketika berbicara tentang keamanan yang tidak dapat dipisahkan di ruang OSCE, ia harus memenuhi komitmennya terhadap transparansi militer untuk mengurangi ketegangan dan meningkatkan keamanan untuk semua," tegas Kuleba.
Sejumlah negara Barat telah memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan invasi. Amerika Serikat (AS) mengungkapkan Rusia bisa memulai invasi dengan pemboman udara "kapan saja".
Lebih dari selusin negara telah mendesak warganya untuk meninggalkan Ukraina, dan beberapa telah menarik staf kedutaan dari ibukota. CBS News melaporkan bahwa AS sedang bersiap untuk menarik semua personelnya dari Kiev dalam 48 jam ke depan.
Tetapi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, mengatakan dia tidak memiliki bukti bahwa Rusia sedang merencanakan invasi dalam beberapa hari mendatang.
Pada Minggu (13/2) kemarin, Presiden Zelensky berbicara selama hampir satu jam melalui telepon dengan Presiden AS Joe Biden. Gedung Putih mengatakan Presiden Biden menegaskan kembali dukungan AS untuk Ukraina, dan bahwa kedua pemimpin telah sepakat tentang "pentingnya melanjutkan diplomasi dan pencegahan".
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Rusia Ukraina Konflik Bilateral






















