Sekretaris Fraksi PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal
Jakarta - Sikap Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) dinilai tidak mendidik. Hal itu terkait pernyataan yang menyebut pembubaran paksa Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) umat Nasrani oleh sekelompok Ormas di Sabuga, Bandung, sebagai perkara kecil.
Sekretaris Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurija mengatakan, sebagai seorang pejabat negara, Aher semestinya menyampaikan pernyataan yang menyejukkan bukan malah menimbulkan kotroversi."Itu pernyataan bukan seorang pemimpin, apapun latar belakang dia jadi gubernur dari kelompok manapun itu pernyataan yang tidak mendidik dan tidak bertanggung jawab," kata Cucun, ketika dihubungi, Jakarta, Kamis (8/12).Sebab, kata Cucun, pernyataan seperti itu bisa dijadikan legitimasi oleh oknum dari kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama.Baca juga :
Komisi III Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Resespsi Pernikahan Anak Gubernur Jabar Dedy Mulyadi
Diketahui, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan, pembubaran KKR umat Nasrani oleh sekelompok Ormas keagamaan di Sabuga, Bandung sebagai persoalan kecil."Itu kan kejadian kecil yang tidak mengganggu apa-apa saya kira," kata Aher seperti dilansir cnn, di Istana Kepresidenan, Rabu (7/12).
Komisi III Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Resespsi Pernikahan Anak Gubernur Jabar Dedy Mulyadi
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Larangan Ibadah Pembubaran KKR Gubernur Jabar
























