Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin
Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) sangat menyayangkan sikap Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) yang menilai pembubaran paksa Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) umat Nasrani oleh sekelompok Ormas di Sabuga, Bandung, sebagai perkara kecil.
Ketua DPD PDIP Jabar TB Hasanuddin mengatakan, pembubaran warga negara yang sedang menjalankan ibadah merupakan pelanggaran hukum. Ini jelas-jelas bentuk tindakan intoleransi antar umat beragama."Sangat disayangkan kalau ada pejabat negara yang menganggap kasus ini sebagai masalah kecil, ini justru masalah pelanggaran terhadap hukum," kata TB Hasanuddin, ketika dihubungi, Jakarta, Kamis (8/12).Sebelumnya, TB Hasanuddin juga menyampaikan bahwa sepanjang era reformasi, nilai-nilai Pancasila sebagaimana azas negara semakin hilang dari ingatan bangsa Indonesia.Baca juga :
Komisi III Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Resespsi Pernikahan Anak Gubernur Jabar Dedy Mulyadi
Hal itu, kata TB Hasanuddin, untuk kembali mengenang persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Dimana, setiap warga negara menjunjung tinggi Kebhinnekaan sebagaimana yang tercantum dalam nilai dasar Pancasila."Supaya orang paham bahwa negara ini bukan negara sekuler dan agama, semua orang harus menunjung tinggi persatuan dan kesatuan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila," tegasnya.
Komisi III Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Resespsi Pernikahan Anak Gubernur Jabar Dedy Mulyadi
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Larangan Ibadah Pembubaran KKR Gubernur Jabar



























