Jum'at, 04/12/2020 12:17 WIB

Sambut HUT Ke-75 RI, Petani Sawit Serukan Boikot Produk Kraft Heinz

Darto Mansuetus, menyebut label “No Palm Oil” sebagai tindakan diskriminasi terhadap anggotanya yang menerapkan standar sawit lestari dan terlacak secara legalitas lahan.

Kelapa sawit (Foto: Tribunnews)

Jakarta, Jurnas.com - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memboikot produk yang dibuat oleh anak perusahaan Kraft Heinz, PT Heinz ABC.

Kraft Heinz dianggap tidak menghormati para petani sawit Indonesia karena memasang label “No Palm Oil” dalam produknya.

“Keputusan ‘no palm oil’ yang dibuat oleh Kraft Heinz juga tidak beralasan. Semestinya mereka tidak mengeneralisasi aktor sawit dalam negeri antara petani dan perusahaan yang melakukan tindakan deforestasi sebab para petani sebagian besar beroperasi pada wilayah yang legal dan melindungi hutan,” kata Sekretaris Jenderal SPKS Mansuetus Darto melalui keterangan tertulis yang diterima katakini.com di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Darto Mansuetus, menyebut label “No Palm Oil” sebagai tindakan diskriminasi terhadap anggotanya yang menerapkan standar sawit lestari dan terlacak secara legalitas lahan.

SPKS bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk membimbing petani menuju praktik pertanian yang lebih baik.  Beberapa petani bahkan terjun ke konservasi hutan dengan metodologi Pendekatan Stok Karbon Tinggi (HCSA) karena kami mencoba memenuhi permintaan keberlanjutan dari pembeli,” katanya.

Menurutnya, pernyataan “Tidak Ada Minyak Sawit” dalam pemasaran Kraft Heinz merupakan tamparan keras bagi petani yang melakukan pengorbanan pribadi untuk membuat minyak sawit berkelanjutan.

“Tipuan pemasaran dari Kraft Heinz ini menyakiti kita semua yang melakukan yang terbaik untuk memproduksi minyak sawit secara berkelanjutan,” kata Darto.

PT Heinz ABC adalah cabang Indonesia dari Kraft Heinz yang membuat Sambal ABC, Kecap ABC dan banyak produk lainnya untuk orang Indonesia. 

“Mereka harus tahu betapa pentingnya industri kelapa sawit bagi masyarakat Indonesia, khususnya para petani kita. Bagaimana orang Indonesia mampu membeli apa yang dibuat oleh PT Heinz ABC ketika perusahaan menolak apa yang diproduksi oleh orang Indonesia?” tanyanya.

“Oleh karena itu, kami menghimbau seluruh rakyat Indonesia untuk berdiri dengan bangga bersama para petani pada Hari Kemerdekaan ini dan memberi tahu Kraft Heinz dan PT Heinz ABC, bahwa jika anda menolak apa yang kami tanam, maka kami menolak apa yang anda jual di Indonesia,” tutup Darto.

TAGS : SPKS Sawit Kraft Heinz Mansuetus Darto




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :