Minggu, 18/11/2018 18:07 WIB

AS Berlakukan Tarif Tambahan Impor China Senilai USD200 Miliar

Pejabat AS merilis daftar ribuan impor China yang akan dikenakan tarif, termasuk ratusan produk makanan serta tembakau, bahan kimia, batu bara, baja dan aluminium.

Bendera kebangsaan China berkibar di sekitar kontainer (Foto: Reuters)

Washington  - Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali menaikkan 10 persen tarif pada impor barang-barang China senilai USD200 miliar.

Pejabat AS merilis daftar ribuan impor China yang akan dikenakan tarif, termasuk ratusan produk makanan serta tembakau, bahan kimia, batu bara, baja dan aluminium.

Dalam daftar tersebut juga disebutkan barang-barang konsumen mulai dari ban mobil, furnitur, produk kayu, tas dan koper, untuk pakan anjing dan kucing, sarung tangan baseball, karpet, pintu, sepeda, ski, tas golf, kertas toilet dan produk kecantikan.

"Selama lebih dari setahun, administrasi Trump dengan sabar mendesak China untuk menghentikan praktik tidak adil, membuka pasar, dan terlibat dalam persaingan pasar yang sebenarnya," jelas Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer saat mengumumkan tarif yang diusulkan.

Pekan lalu, Washington memberlakukan tarif 25 persen pada impor barang China senilai USD 34 miliar, dan Beijing segera menanggapinya dengan memberlakukan tarif dengan jumlah yang sama dari ekspor AS ke China.

Menurut Reuters, pada investor sudah khawatir ketegangan perdangan yang meningkat antara dua ekonomi terbesar dunia itu dapat menghambat pertumbuhan global.

Presiden Donald Trump mengatakan ia akhirnya dapat mengenakan tarif atas barang-barang China senilai lebih dari USD500 miliar, kira-kira jumlah total impor AS dari China tahun lalu.

Daftar baru yang diterbitkan pada hari Selasa menargetkan lebih banyak barang konsumen daripada yang tercakup di bawah tarif yang diberlakukan pekan lalu, meningkatkan ancaman langsung kepada konsumen dan perusahaan ritel.

TAGS : perang dangan Amerika Serikat China




TERPOPULER :