Kamis, 20/09/2018 16:42 WIB

Ragam Kolaborasi Seni Kreatif Hadir di Sudut Ibu Kota

Soundsations 100 Kota 1 Bahasa ajak berbagai komunitas seni kreatif untuk berekspresi.

Komunitas seni kreatif berkolaborasi dalam ajang Soundsations 100 Kota 1 Bahasa di Jakarta.(Foto : Istimewa)

Jakarta - Dentuman musik indie dan berbagai kolaborasi karya seni hadir di sudut ibu kota Jakarta dalam gelaran Soundsations 100 Kota 1 Bahasa. Ratusan pengunjung yang hadir pun disuguhi belasan ragam karya seni kreatif dengan instalasi raksasa ‘creative box’ sebagai masterpiece dan penampilan apik dari musisi-musisi tanah air yang saling berkolaborasi seperti Stars and Rabbit bersama orkestra, serta Diskoria yang berkolaborasi bersama Reza Artamevia dan Faris RM Groove Quartet.

Oktoberi Surbakti selaku Program Director MCM Live sebagai penyelenggara acara menjelaskan lebih lanjut mengenai suguhan kreatif dari Soundsation 100 Kota 1 Bahasa. Hadirnya event ini kata ia diharapkan mampu menjadi melting pot bagi berbagai komunitas seni kreatif untuk dapat mengekspresikan diri dengan berkolaborasi dan saling menginspirasi.

"Komunitas yang hadir pun tidak hanya dari pusat ibu kota, namun juga berasal dari daerah lainnya seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang. Karya-karya yang mereka hasilkan menjadi cerminan identitas komunitas dan kami sebar di setiap sudut tempat acara agar bisa dinikmati oleh para pengunjung," jelas Oktoberi.

Memasuki tempat acara, para pengunjung disambut oleh sebuah ‘Creative Box’ berbentuk kotak setengah terbuka yang merepresentasikan ragam ide kolaboratif untuk dapat diekspresikan seluas luasnya. ‘Creative Box’ tersebut memiliki setiap sisi yang diisi oleh beberapa komunitas yang saling berkolaborasi yaitu Warkov (Warung Komunikasi Visual), Depok Art District, komunitas Mata Api, Mantratattva dan Dhellet.

Karya unik dan menarik pun juga datang dari komunitas Tangerang Doodle Art yang mana berkreasi dengan medium kanvas yang mampu mencuri perhatian sekaligus menstimulasi imajinasi para pengunjung yang hadir. Begitu pula dengan komunitas Sakala Studio yang menghadirkan merchandise unik berupa iron patch, t-shirt dan notes. 

Salah satu perwakilan dari komunitas Sakala Studio, saat ditemui dalam event tersebut mengungkapkan di evet tersebut mereka berekspresi seluas-luasnya untuk menunjukkan kreativitas versi mereka sendiri. Dapat dilihat melalui karyanya yaitu merchandise berupa iron patch, t-shirt dan notes.

"Selain berkarya dan berkolaborasi, dengan adanya Soundsations 100 Kota 1 Bahasa ini kami dapat bertemu dengan komunitas dari berbagai kota dan skena berbeda. Hal ini dapat menginspirasi dan memacu kami untuk berkarya lebih baik lagi," jelas Popo.

Di samping karya-karya kolaboratif dari berbagai komunitas, gelaran ini juga membuka kesempatan untuk para pengunjung menambah wawasan dalam bidang seni visual. Pasalnya dalam acara ini juga digelar talkshow inspiratif; ‘How to Get More from Your Artwork’ yang diisi oleh dua nama beken yaitu Farid Stevy dan Sarkodit.

Oktoberi mengungkapakan, talkshow tersebut ingin memacu para insan seni kreatif untuk bebas mengekspresikan karya mereka serta mendapat hasil yang lebih baik melalui berbagai ide kolaborasi.

Selaras dengan Oktoberi, Sarkodit menambahkan bahwa kunci utama untuk bisa membuat karya menjadi lebih memikat diperlukan keyakinan dan identitas diri yang kuat. Sehingga karya tersebut menjadi berbeda dan bernilai tinggi untuk dapat dinikmati secara luas. "Kolaborasi pun menjadi ide dan semangat yang penting untuk dapat menciptakan karya orisinil," ujarnya.

TAGS : komunitas seni kreatif soundsations anak muda




TERPOPULER :