Selasa, 20/11/2018 00:44 WIB

Mantan Pegawai CIA Dituduh Pembocor Dokumen ke Wikileaks

Joshua Adam Schulte, 29, diduga merupakan sumber kebocoran `Vault 7`

Pendiri Wikileaks, Julian Assange

Washington  - Joshua Adam Schulte, mantan pegawai CIA berusia 29 tahun, menjadi tertuduh telah memberikan alat pembajakan sensitif kepada Wikileaks untuk memata-matai pemerintahan asing.

Joshua dituduh dengan 13 butir dakwaan yang di dalamnya termasuk mendapatkan dan menyebarkan informasi rahasia pemerintah AS secara ilegal kepada Wikileaks dan berbohong kepada penyidik federal.

Schulte diduga menjadi sumber kebocoran "Vault 7" yang merupakan alat yang dikembangkan oleh CIA untuk mengkompromikan sejumlah alat elektronik seperti TV pintar, iOS Apple, dan sistem operasi Android Google.

Wikileaks mulai menyebarkan informasi seperti itu pada Maret 2017, memercikkan kemarahan CIA dan menimbulkan pertanyaan mengenai sumber informasi tersebut.

Jaksa Penuntut Umum menduga Schulte mencuri informasi pada 2016 ketika dia menghapus rekaman kegiatannya dan mengunci akses orang lain sehingga tidak bisa mengakses sistem komputer CIA.

Dalam sistem itu terdapat dokumen tersebut, sebelum mentransmisikan informasi itu kepada kelompok transparansi radikal. Dia juga dituduh melakukan pelanggaran hak cipta.

"Seperti yang diduga, Schulte betul-betul mengkhianati negaranya dan menyalahi korbannya," kata William F. Sweeney, Jr., asisten direktur pelaksana FBI di kantor lapangan New York, dalam sebuah pernyataan. "Sebagai seorang karyawan CIA, Schulte sudah bersumpah untuk melindungi negara ini, tapi dia malah terang-terangan membahayakan negara dengan mentransmisikan informasi rahasia."

Dakwaan tersebut tidak menyebut langsung nama Wikileaks, hanya menyebut "Organisasi-1". Namun keterangan waktu terjadinya kebocoran yang disebutkan dalam dokumen persidangan serta jenis informasi yang dibocorkan sesuai dengan kebocoran Vault 7.

Schulte ditahan pada 24 Agustus 2017 dan kemudian dituduh menerima, memiliki, dan membagikan pornografi anak. Dia mengaku tidak bersalah dan kini sedang berada dalam tahanan.

Jika terbukti bersalah, termasuk keterkaitannya dengan pornografi anak, dia bisa dipenjara selama 135 tahun.

Wikileaks menanggapi dakwaan tersebut melaui cuitannya di Twitter: "Mungkin merefleksikan kelemahan kasus CIA, juga dituduh dengan `pelanggaran hak cipta kriminal` karena membagi acara TV, pornografi anak, dan berbohong kepada FBI." (AA)

TAGS : Wikileaks CIA Amerika Serikat




TERPOPULER :