Kamis, 15/11/2018 10:50 WIB

Pertemuan Dua Korea Belum Temui Hasil Terkait Nuklir

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un diperkirakan akan fokus pada masalah denuklirisasi Semenanjung

Presiden Korea Selatan (L) dan Presiden Korea Utara (Foto: Yonhap News)

Jakarta - Para pemimpin Korea Selatan dan Utara akan mengumumkan dan menandatangani perjanjian bersama setelah pembicaraan puncak bersejarah mereka pada Jumat di desa perbatasan Panmunjom.

Sehari menjelang KTT, sekretaris Presiden Korea Selatan Im Jong-seok memberi penjelasan kepada wartawan di pusat pers KTT mengenai rincian pembicaraan antar-Korea yang pertama terjadi dalam 11 tahun.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un diperkirakan akan fokus pada masalah denuklirisasi Semenanjung Korea serta membangun perdamaian antara kedua Korea.

Kedua pemimpin akan mengadakan dua putaran pembicaraan puncak di pagi dan sore hari, di gedung konferensi Perdamaian di sisi Korea Selatan, sebelum menandatangani dan menyatakan kesepakatan bersama mereka.

"Kami berharap menyebut ini Deklarasi Panmunjom," kata Im.

"Jika kedua pemimpin dapat mengkonfirmasi maksud untuk denuklirisasi lengkap Semenanjung Korea, KTT ini akan menjadi sukses dan membuka jalan bagi KTT AS-Korea Utara," tambahnya.

Namun, ia menambahkan itu masih sulit untuk menentukan sejauh mana kedua pemimpin akan menyetujui denuklirisasi.

"Ini sangat rumit karena masalah ini bukan sesuatu yang bisa ditutup oleh KTT Selatan-Utara," kata Im.

Im menambahkan pertemuan antar-Korea kemungkinan hanya akan memberikan kerangka awal untuk diskusi lebih lanjut tentang denuklirisasi Utara, menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Kim dalam beberapa minggu mendatang.

Menjelang pembicaraan mereka, dijadwalkan pada pukul 10:30 waktu Korea, Moon dan Kim akan bertemu satu jam sebelumnya di Garis Demarkasi Militer yang membagi dua Korea.

"Ketua Kim akan berjalan melintasi MDL antara gedung T2 dan T3 yang digunakan sebagai ruang pertemuan Komisi Gencatan Senjata Militer," kata Im.

Ini akan menandai pertama kalinya seorang pemimpin Korea Utara telah melintasi perbatasan sejak Perang Korea 1950-53 dan juga pertama kalinya pertemuan antar-Korea telah berlangsung di sisi Korea Selatan. Dua pertemuan terakhir pada tahun 2000 dan 2007 keduanya diadakan di Pyongyang.

TAGS : Korut Korea Selatan Denuklirisasi




TERPOPULER :