Jum'at, 21/09/2018 08:47 WIB

Ujian Nasional 2018 Diikuti 8,1 Juta Siswa

Adapun pelaksanaannya akan dimulai pada April mendatang.

Ilustrasi ujian nasional (foto: Google)

Jakarta – Sebanyak 8,1 juta siswa SMP/MTs dan SMA/MA/SMK akan mengikuti ujian nasional tahun ini. Adapun pelaksanaannya akan dimulai pada April mendatang.

Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi menerangkan, pelaksanaan ujian nasional akan dimulai oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada 2 April dan berakhir 5 April. Selanjutnya, Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat akan menyusul pada 9 April hingga 12 April.

“Sedangkan ujian susulan untuk SMA, SMK, dan sederajat akan digelar pada 17 sampai 18 April 2018. SMP pada 23 sampai 26 April, dan pendidikan kesetaraan pada 27 April sampai 2 Mei 2018,” jelas Bambang dalam taklimat media Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Selasa (13/3) di Jakarta.

Dari total 8,1 juta siswa peserta ujian, hanya 78 persen di antaranya atau 6.293.552 siswa yang dinyatakan siap mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Jumlah itu terhitung meningkat, ketimbang tahun lalu yang hanya mencapai 3,7 juta siswa.

Bambang menilai peningkatan itu sebagai sinyal baik dunia pendidikan Indonesia. Sebab, pelaksanaan UNBK selama tiga tahun terakhir telah berpengaruh besar dalam kenaikan indeks integritas siswa.

“Indeks integritas atau kejujuran siswa yang mengikuti UNBK semakin baik. Namun begitu, ada penurunan prestasi akademik. Ini tantangan kami, bagaimana indeks integritas tetap naik, dan diikuti dengan prestasi akademik pula,” jelas Bambang.

Tercatat, hingga hari ini baru 17 provinsi menyatakan siap melaksanakan UNBK 100 persen di level SMK. Yaitu, Aceh, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, Yogyakarta, Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah.

Sementara di jenjang SMA, pelaksanaan UNBK 100 persen baru bisa diterapkan di 16 provinsi. Yakni Aceh, Bangka Belitung, Banten, Yogyakarta, Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

“Provinsi yang siap menyelenggarakan UNBK 100 persen di SMP hanya di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta,” imbuhnya.

TAGS : Pendidikan Kemdikbud Ujian Nasional




TERPOPULER :