Selasa, 12/12/2017 17:03 WIB

AS Imbau Warganya Agar Hati-hati Saat Kunjungi Arab Saudi

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menghimbau warganya negaranya agar mempertimbankan dengan hati hati saat ingin berkunjungi Arab Saudi.

Bendera Amerika Serikat

Washington - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengimbau warga  negaranya agar mempertimbangkan dengan hati hati saat ingin mengunjungi Arab Saudi.

Menurut Al Jazeera, peringatan tersebut dikeluarkan pada Selasa (21/11), menyusul ancaman rudal balistik yang ditembakkan oleh kelompok pemberontak dari Yaman ke dalam kerajaan tersebut.

"Tahun lalu, pemberontak melepaskan beberapa rudal jarak jauh ke Arab Saudi yang mampu mencapai wilayah Riyadh dan Jeddah, dan mereka secara terbuka menyatakan niat mereka untuk terus melakukannya," kata departemen tersebut, dilansir Financial Tribune, Kamis (23/11)

Rudal terbaru yang ditembakkan ke Arab Saudi mendarat di sebelah utara ibukota, Riyadh, pada 4 November. Beruntung hanya puing-puing jatuh di dekat Bandara Internasional Raja Khalid.

Arab Saudi yang didukung Amerika Serikat telah memimpin sebuah koalisi perang di Yaman sejak Maret 2015, ketika kerajaan kaya minyak tersebut turun tangan untuk mendorong pemberontak Houthi kembali dan mengembalikan pemerintahan buronan presiden Abd-Rabbu Mansur Hadi.

Departemen luar negeri juga melarang pegawai pemerintah Amerika Serikat dan keluarga mereka bepergian ke daerah manapun dalam jarak 50 mil dari perbatasan Saudi-Yaman, termasuk kota-kota Jazan dan Najran.

"Pasukan Yaman juga secara rutin menembakkan artileri ke kota-kota perbatasan Saudi dan melancarkan serangan lintas-perbatasan terhadap personil militer Saudi," katanya.

"Akibatnya, kemampuan misi Amerika Serikat untuk memberikan bantuan konsuler di wilayah ini terbatas. Jadi, warga Amerika Serikat tidak melakukan perjalanan ke daerah ini."

Selanjutnya, peringatan tersebut melarang warga Amerika Serikat pergi ke beberapa daerah yang mudah menguap, seperti Qatif di provinsi timur dan wilayah Al Ahsa, tempat pasukan keamanan Saudi melakukan konfrontasi reguler dengan warga minoritas Syiah.

TAGS : Amerika Serikat Arab Saudi Houthi Yaman




TERPOPULER :