Selasa, 12/12/2017 21:19 WIB

Kekerasan Anak di Papua Mengkhawatirkan

Di Papua, tidak adanya satu kabupaten/kota pun yang meraih predikat layak anak

Menteri PPPA Yohana Yembise (foto: Humas)

Jakarta – Kekerasan terhadap anak di Provinsi Papua masih mengkhawatirkan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise saat melakukan kunjungan kerja di Kota Jayapura, Sabtu (12/8) kemarin.

Menteri Yohana menyebut kekerasan terhadap anak masih tergolong tinggi. Meski tak disebutkan jumlah detailnya, dengan tidak adanya satu kabupaten/kota pun yang meraih predikat layak anak, sudah membuktikan rendahnya perhatian yang diberikan pemerintah daerah terhadap anak-anak.

“Angka kekerasan terhadap anak di Papua masih tinggi. Sampai sekarang di tanah Papua belum ada satu kabupaten/kota yang meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA),” ujar Menteri PPPA lewat siaran pers, Minggu (13/8).

Selain mendorong pemda agar mencanangkan program untuk mengentaskan kekerasan terhadap anak, Menteri PPPA juga melakukan sosialisasi program BERLIAN (Bersama Lindungi Anak, Red) yang dianggap cukup efektif mengakhiri kekerasan terhadap anak di berbagai wilayah di Indonesia.

“Seluruh masyarakat harus sadar pentingnya mengawasi tumbuh kembang anak, memenuhi hak-hak mereka dan melindungi mereka dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi,” terangnya.

TAGS : Yohana Yembise Perempuan dan Anak KPPPA




TERPOPULER :