https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Perlu Kesadaran Kolektif Agar Kesehatan dan Ekonomi Bisa Jalan Beriringan

Rizki Ramadhan | Selasa, 30/06/2020 22:31 WIB



Strategi karantina pada tingkat RT/RW dan kampung lebih efektif daripada karantina tingkat kota/kabupaten. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengajak warga masyarakat menjalankan konsep kepedulian antarwarga untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayahnya. Saat ini, perlu kesadaran kolektif dari masyarakat agar urusan kesehatan dan ekonomi akibat Covid-19 bisa berjalan beriringan.

"Yang dibutuhkan dalam proses pengendalian Covid-19 saat ini adalah kesadaran dari masing-masing warga negara bahwa virus korona itu musuh bersama yang harus dikendalikan. Upaya menggerakkan kembali roda ekonomi harus dibarengi kesadaran masing-masing warga untuk menjaga diri sesuai protokol kesehatan yang berlaku,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6).

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, dengan terbentuknya kesadaran masyarakat yang tinggi, berbagai upaya yang disarankan pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus akan direspons positif oleh masyarakat.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Di sisi lain, jelas Rerie, kebuntuan di sisi birokrasi dalam merealisasikan sejumlah program untuk mengatasi dampak penyebaran Covid-19 di Tanah Air juga harus segera diatasi.

"Bila sejumlah program yang dicanangkan pemerintah berjalan dengan baik, ditambah dengan kesadaran masyarakat yang sudah terbentuk, saya yakin upaya pengendalian Covid-19 bisa terlaksana di banyak wilayah di Tanah Air," ujarnya.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Efektivitas strategi intervensi berbasis lokal, menurut Rerie, cukup baik untuk mengendalikan Covid-19.

"Dengan komunikasi yang intens antarwarga semua informasi yang dibutuhkan untuk pengendalian Covid-19 di masing-masing wilayah jauh lebih akurat," ujar Rerie.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

Rerie menyarankan, pemerintah daerah di Tanah Air melihat pola komunikasi `Jogo Tonggo` yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  sebagai strategi pengendalian di tingkat lokal hingga RT/RW. Strategi karantina pada tingkat RT/RW dan kampung lebih efektif daripada karantina tingkat kota/kabupaten.

“Ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa strategi intervensi yang berbasis lokal itu yang paling efektif untuk menangani Covid-19. Jadi strategi ini mari kita terapkan bersama,” ajak Rerie seraya menambahkan pola ini setidaknya mampu menghasilkan data yang lebih akurat sebagai basis untuk menerapkan kebijakan yang tepat dalam pengendalian Covid-19.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Kesadaran Covid-19

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777