https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

5 Kebiasaan Sepele Tapi Krusial untuk Kesehatan Balita

Agus Mughni | Minggu, 11/05/2025 23:15 WIB



Kebiasaan harian ini yang kerap dianggap sepele, namun justru sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak Ilustrasi - 5 Kebiasaan Sepele Tapi Krusial untuk Kesehatan Balita (Foto: Pexels/Jennifer Murray)

Jakarta, Jurnas.com - Menjaga kesehatan balita bukan hanya soal imunisasi dan kontrol rutin ke dokter. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyoroti lima kebiasaan harian yang kerap dianggap sepele, namun justru sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

Riset ilmiah pun menunjukkan bahwa langkah-langkah sederhana ini punya dampak besar bagi kesehatan si kecil, mulai dari mencegah infeksi hingga mendukung perkembangan mental dan fisik balita secara optimal. Mengutip laman Kemenkes berikut lima tips penting yang perlu menjadi perhatian setiap orang tua dalam menjaga kesehatan balita.

1. Cuci Tangan Sebelum Menyusui dan Memberi Makan

Tangan yang bersih bisa menyelamatkan nyawa. Penelitian dari The Lancet Global Health (2021) menemukan bahwa ibu yang rutin mencuci tangan dengan sabun sebelum menyusui atau menyuapi anak mampu menurunkan risiko diare hingga 40%.

Baca juga :
Tekanan Finansial Orang Tua Bisa Memperlambat Perkembangan Otak Bayi

Mengapa kebiasaan tersebut penting? Diare masih menjadi penyebab kematian nomor satu pada anak di bawah lima tahun di Indonesia. Padahal, pencegahannya semudah mencuci tangan dengan air mengalir selama 20 detik.

2. Rutin Membersihkan Mainan Anak

Balita gemar memasukkan mainan ke mulut, yang menjadikan benda-benda ini sebagai media penularan virus dan bakteri berbahaya seperti rotavirus dan norovirus. Studi dari jurnal Pediatrics (2019) menegaskan bahwa lingkungan bermain yang tidak higienis meningkatkan risiko infeksi saluran cerna dan pernapasan.

Baca juga :
Bunda, Manfaatkan Waktu Liburan Dukung Tumbuh Kembang Anak

Solusi sederhananya, bersihkan mainan secara berkala dengan air sabun hangat atau disinfektan ramah anak.

3. Tidur Cukup dan Konsisten

Tidur bukan hanya waktu istirahat, tapi juga masa aktif produksi hormon pertumbuhan dan penguatan sistem imun. Sleep Medicine Reviews (2020) melaporkan bahwa balita yang tidur kurang dari 10 jam per malam cenderung lebih rentan terhadap gangguan perilaku dan imunitas lemah.

Baca juga :
Bunda, Usia Ini Jadi Fase Krusial Tumbuh Kembang Anak

Apa yang bisa dilakukan? Ciptakan rutinitas tidur harian yang konsisten; Hindari penggunaan gadget satu jam sebelum tidur; Pastikan kamar dalam kondisi tenang dan nyaman.

4. Hindari Memaksa Anak Makan

Memaksa anak untuk menghabiskan makanan justru bisa berdampak negatif. Menurut Appetite Journal (2021), praktik "responsive feeding" atau memberi makan sesuai rasa lapar dan kenyang anak, terbukti lebih efektif dalam membentuk kebiasaan makan sehat dan mendukung pertumbuhan optimal. Tipsnya, perhatikan sinyal anak. Jika mereka belum lapar, beri waktu dan jangan panik.

5. Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi

Paparan sinar matahari pagi sebelum pukul 09.00 adalah sumber utama vitamin D, yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh. Studi Journal of Pediatric Endocrinology (2018) menunjukkan bahwa anak-anak yang kurang terpapar matahari lebih berisiko mengalami defisiensi vitamin D.

Durasi ideal berjemur di pagi hari ialah sekitar 10–15 menit setiap hari, tanpa tabir surya, di area kulit yang cukup terbuka. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kesehatan Balita Tumbuh Kembang Anak

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777