https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Putin Beri Sinyal Bakal Akhiri Perang di Ukraina

Mutiul Alim | Minggu, 10/05/2026 14:30 WIB



Presiden Rusia, Vladimir Putin, memberikan sinyal kuat bahwa perang di Ukraina yang berlangsung selama empat tahun terakhir bakal berakhir. Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin rapat Komisi Industri-Militer di Perm, Rusia, 19 September 2025. Sputnik via REUTERS

Moskow, Jurnas.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin, memberikan sinyal kuat bahwa perang di Ukraina yang berlangsung selama empat tahun terakhir, kemungkinan besar akan segera berakhir.

Pernyataan yang memicu harapan diplomatik baru ini disampaikan Putin kepada wartawan pada hari Sabtu (9/5), tak lama setelah ia memimpin parade Hari Kemenangan (Victory Day) di Lapangan Merah yang tahun ini digelar jauh lebih sederhana dari biasanya.

Dalam kesempatan tersebut, Putin menyatakan kesediaannya untuk bertemu langsung dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di negara ketiga. Namun, dia memberikan syarat tegas bahwa pertemuan tersebut hanya akan terjadi untuk meresmikan kesepakatan damai yang sudah final.

Baca juga :
Putin Tawarkan Pemindahan dan Penyimpanan Uranium Milik Iran

“Pertemuan di negara ketiga juga dimungkinkan, tetapi hanya setelah perjanjian damai yang ditujukan untuk perspektif sejarah jangka panjang diselesaikan. Ini harus menjadi kesepakatan final, bukan lagi proses negosiasi,” kata Putin dikutip dari Aljazeera pada Minggu (10/5).

Janji Putin ini juga muncul bersamaan dengan dimulainya gencatan senjata selama tiga hari dan kesepakatan pertukaran 1.000 tawanan antara kedua belah pihak. Langkah ini menyusul permintaan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengklaim bahwa pembicaraan untuk mengakhiri perang kini semakin dekat.

Baca juga :
Israel Perluas Peringatan Evakuasi di Lebanon selama Gencatan Senjata

Meskipun menunjukkan sikap yang lebih lunak dalam diplomasi, Putin tetap membela operasi militernya di hadapan pasukan Rusia. Dia menyebut misi tersebut sebagai "tujuan yang adil" melawan kekuatan agresif yang didukung oleh seluruh blok NATO.

“Saya pikir masalah ini sedang menuju akhir,” ujar dia.

Baca juga :
Israel Terus Serang Lebanon, AS Desak Perundingan

Parade Hari Kemenangan tahun 2026 ini juga mencatatkan sejarah baru dengan kehadiran pasukan Korea Utara yang berbaris di Lapangan Merah. Hal ini merupakan bentuk penghormatan bagi Pyongyang yang telah mengirimkan tentaranya untuk membantu Rusia menghalau serangan Ukraina di wilayah Kursk.

Meski kemajuan militer Rusia di wilayah Donbas melambat dalam setahun terakhir, kendali Moskow atas hampir seperlima wilayah Ukraina dan tekanan ekonomi global tampaknya mulai mendorong semua pihak menuju meja perundingan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Vladimir Putin Perang Rusia vs Ukraina Gencatan Senjata

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777