https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sederet Tradisi Unik Menyambut Bulan Suci Ramadan di Dunia

Agus Mughni | Sabtu, 22/02/2025 14:29 WIB



Setiap negara memiliki cara unik dan khas dalam menyambut datangnya bulan suci ini. Ilustrasi Tradisi Unik Menyambut Ramadan dari Berbagai Daerah di Indonesia di antaranya ada Nyadran di Jawa (Foto: Indonesia Travel)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan untuk beribadah, Ramadan juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi. Setiap negara memiliki cara unik dan khas dalam menyambut datangnya bulan suci ini. 

Dikutip dari Antara, berikut adalah beberapa tradisi Ramadan yang menarik dari berbagai belahan dunia, yang tidak hanya memperlihatkan keragaman budaya, tetapi juga nilai-nilai keagamaan yang mendalam. Beberapa tradisi tersebut terdapat mulai dari Indonesia hingga Yaman.

Di Indonesia tradisi menyambut bulan Ramadan ada yang diisi denga ziarah kubur, nyandra, padusan hingga munggahan. Tradisi ini di antaranya menjadi cara untuk menyambut bulan Ramadan serta untuk membersihkan diri secara fisik dan spiritual menjelang bulan suci.

Baca juga :
Doa yang Dianjurkan saat Gerhana Bulan Total Jelang Pertengahan Ramadan

Di Mesir, tradisi menyalakan lentera warna-warni atau Fanous sudah ada sejak masa Dinasti Fatimiyah, menjadi simbol kegembiraan saat Ramadan. Lentera ini masih menghiasi kota-kota di Mesir, memperindah malam-malam selama bulan suci.

Di Lebanon, suara tembakan meriam pada waktu berbuka puasa menjadi penanda waktu yang sangat dinanti. Tradisi ini dimulai pada era Kesultanan Ottoman dan masih dilakukan hingga kini di berbagai negara Timur Tengah.

Baca juga :
Putin: Ali Khamenei akan Terus Dikenang Selamanya di Rusia

Di Turki, penabuh genderang berkeliling untuk membangunkan umat Muslim saat sahur, memastikan mereka terbangun tepat waktu. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari atmosfer Ramadan di sana.

Di Pakistan, Chaand Raat adalah malam yang penuh kegembiraan bagi wanita yang membeli perhiasan dan menghiasi tubuh dengan henna. Pasar-pasar tetap buka hingga larut malam, menyambut Idul Fitri dengan meriah.

Baca juga :
Ada Gerhana Malam Ini, Simak Panduan Lengkap Salat Khusuf

Di India, khususnya di Delhi, Seheriwalas adalah tradisi yang mengharuskan umat Muslim berkeliling pada pagi hari untuk membangunkan orang sahur. Suasana pagi yang khusyuk ini telah ada sejak lama, menghidupkan semangat Ramadan.

Qatar memiliki tradisi Garangao, di mana anak-anak mengenakan pakaian tradisional dan berkeliling mengumpulkan permen. Tradisi ini menciptakan suasana ceria dan mempererat solidaritas komunitas selama bulan suci.

Uni Emirat Arab menandai berbuka puasa dengan tembakan meriam, tradisi yang telah berlangsung berabad-abad. Ini menjadi momen yang ditunggu setiap harinya oleh umat Muslim di negara tersebut.

Bazar Ramadan di Malaysia menjadi tempat berkumpulnya keluarga dan teman-teman untuk berbuka puasa bersama. Beragam hidangan lezat yang ditawarkan membuat bazar ini menjadi tradisi yang sangat dinantikan.

Di Brunei Darussalam, tradisi tedarus melibatkan pembacaan Al-Qur`an bersama di masjid atau rumah tetangga. Ini adalah cara umat Muslim mempererat silaturahmi sembari meningkatkan pemahaman tentang Al-Qur`an.

Di Yaman, Qatayef adalah kue khas Ramadan yang selalu hadir di meja berbuka puasa. Kue ini, diisi dengan kacang atau keju, menjadi simbol kebersamaan dan kehangatan dalam keluarga.

Setiap negara memiliki cara tersendiri untuk merayakan bulan suci Ramadan, mencerminkan keberagaman budaya yang memperkaya pengalaman spiritual umat Muslim di seluruh dunia. Tradisi-tradisi ini membuat bulan Ramadan terasa lebih bermakna dan penuh kebersamaan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan Ramadan 2025 Puasa Ramadan

Terkini | Senin, 11/05/2026 21:16 WIB

News

Rudianto Lallo: Bongkar Semua Aktor di Balik Sindikat Judol Internasional

Warta MPR

Lestari Moerdijat: Masalah Guru Jangan Dipahami Hanya Administratif Semata

News

Wamendagri Sebut 11 OTT Kepala Daerah Jadi Alarm Pemberantasan Korupsi

News

Plt Wali Kota Madiun Bungkam Usai Diperiksa 10 Jam Terkait Kasus Maidi

News

Legislator Golkar: RUU Pemilu Tetap Harus Jadi Inisiatif DPR

News

Komisi X DPR Desak Evaluasi Total PSSI Usai Rentetan Kerusuhan Suporter

News

Kang Dedi Imbau Bobotoh Tak Euforia Berlebih Usai Persib Menang

News

LPSK Sosialisasikan Restitusi untuk Korban Kekerasan di Daycare Yogyakarta

Warta MPR

Akbar Supratman: Evaluasi LCC Empat Pilar 2026 Provinsi Kalimantan Barat

News

KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

News

Ratusan PKL dan Bangunan Ormas di Jati Pinggir Bakal Ditertibkan

News

Nadiem Sebut Pembentukan Tim Shadow Kemendikbudristek Disetujui Presiden

Polisi Bongkar Penadahan Ribuan Sepeda Motor di Jakarta Selatan

News

Laporan Tahunan Belum Tampak, Pengamat Sebut Danantara Langgar 3 Regulasi

News

Nadiem Makarim Klaim Tak Pernah Putuskam Pengadaan Laptop

News

Legislator PDIP: Kelangkaan Solar Jangan Sampai Ganggu Distribusi Pupuk

News

Warga Keluhkan Bau Busuk Sampah Nyaris Tutup Akses Jalan di Benhil

Olahraga

Juara Liga Spanyol, Flick Sampaikan Pesan Emosional untuk Fans

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777