Sarah Azra Handono dan Nathanael Athanasius Edwin (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Dua atlet Indonesia, yakni Sarah Azra Handono dan Nathanael Anthanasius Edwin, akan turun dalam Kejuaraan Asia Modern Pentathlon (Asian Modern Pentathlon Championship/AMPC) 2026 U-17 & U-19 yang berlangsung di AAU Yogyakarta, pada 10-17 Mei mendatang.
Keduanya bertekad meraih hasil terbaik dalam kejuaraan tersebut, dan tidak gentar menghadapi lawan-lawan dari wilayah Asia.
"Penginnya sih juara, namun intinya aku akan berusaha semaksimal mungkin karena sudah dipercaya memperkuat skuat MPI di kejuaraan ini," kata Sarah Azra, atlet kelahiran Jakarta, 25 Februari 2012.
Meski baru berusia 14 tahun, Sarah Azra sudah menunjukkan keberanian untuk bersaing di level U-17. Ini tidak lepas dari binaan klub Tiger Modern Pentathlon Jakarta (TMPJ) dan dukungan dari orang tuanya.
Sarah Azra Handono adalah putri dari pasangan Agus Handono dan Susi, saat ini duduk di kelas 8 SMP N 11 Jakarta. Dia siap untuk bersaing dengan lawan-lawan berat se-Asia. Baik dari Kirgistan, Kazakstan, dan China Taipei, maupun dari kawasan Asia Tenggara seperti Thailand.
Senada dengan Sarah, Nathanael yang juga akan turun di kategori U-17, menyatakan siap tampil maksimal untuk mengejar podium AMPC 2026 untuk Merah Putih.
"Ini adalah kesempatan baik aku turun di katagori AMPC U-17, jadi aku ingin menorehkan hasil optimal," ujar atlet kelahiran 17 Agustus 2011 ini.
Sarah dan Nathanael mencuri perhatian setelah keduanya berhasil memborong masing-masing 6 medali emas dari nomor Triathle, Biathle dan Laser Run individual dan mix pada Kejurprov MPI DKI Jakarta 2025.
Pada Kejurnas Modern Pentathlon bulan lalu, Sarah tidak tampil maksimal karena jadwalnya berbarengan dengan Kejurprov Renang Jakarta yang merupakan cabang olahraga yang menjadi spesialisasinya.
Meski Sarah ketinggalan mengikuti renang Pentathlon, namun menunjukkan hasil menonjol pada empat disiplin lain Pentathlon sehingga dapat menduduki peringkat empat dalam pengumpulan poin klasemen akhir. Torehan menonjol itulah yang membuat Sarah diberi kesempatan dan dipanggil ke tim nasional.
"Di atas kertas, Sarah dan Nathan memiliki potensi untuk meraih medali di katagori U-17 AMPC 2026. Atlet klub Tiger juga ada yang akan turun di kategori U19 yaitu Belhgrano Deeyren. Kita doakan semoga mereka bisa menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia,” kata pelatih Tiger Modern Pentathlon Jakarta, Jusup Prianto atau akrab dipanggil Coach Piem.
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menurunkan 23 atlet terbaik untuk bersaing dengan atlet-atlet dari sembilan negara Asia. Pembukaan U-17 & U-19 AMPC 2026 secara resmi akan dilakukan Senin (11/5) malam ini di Hotel Mustika Yogyakarta.