https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kang Dedi Imbau Bobotoh Tak Euforia Berlebih Usai Persib Menang

Gery David Sitompul | Senin, 11/05/2026 17:48 WIB



Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta secara berlebihan. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau KDM menunggangi kuda dalam rangkaian Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran menjelang peringatan Hari Tatar Sunda (Foto: Bappeda Jabar)

Jakarta, Jurnas.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung yang biasa dipanggil Bobotoh, untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta secara berlebihan.

Pesan tegas ini disampaikan menyusul adanya insiden saling serang antar-massa di Purwakarta dan aksi saling lempar benda keras di Karawang sesaat setelah laga El Clasico berakhir dengan kemenangan Maung Bandung 2-1, Minggu, 10 Mei 2026.

"Tidak boleh euforia terhadap kemenangan, harus memperhatikan langkah yang harus dilalui ke depan, dan perlihatkan kita adalah bangsa ksatria," ujar Dedi Mulyadi di Bandung, Senin, 11 Mei 2026.

Baca juga :
Pemprov Jabar Kasih Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen saat Lebaran

Pria yang akrab disapa KDM ini menekankan bahwa meski kemenangan ini sangat emosional, menjaga ketertiban umum jauh lebih utama.

Ia meminta pendukung untuk tetap tenang demi menjaga kekondusifan Jawa Barat yang sempat memanas akibat gesekan di media sosial dan lapangan.

Baca juga :
Dedi Mulyadi Bahas Fungsi Lahan dan Aliran Sungai dengan KPK

"Bagi yang menang, Persib, kita jangan memperlihatkan kejumawaan. Kemudian bagi yang kalah jangan berkecil hati, kan nanti tahun berikutnya juga ada liga lagi. Ya sudah, nanti bertempurnya di lapangan, main bola, bukan di jalan," tuturnya.

Sambil berseloroh, Dedi juga mengatakan dimungkinkan pihak-pihak yang bertikai untuk diikutkan program barak.

Baca juga :
KPK Cecar Ridwan Kamil soal Dana Nonbujeter BJB

"Kalau diperlukan kita bawa ke barak," tuturnya.

Terkait wacana konvoi kemenangan, Dedi menilai Kota Bandung tetap menjadi lokasi ideal untuk merayakan kesuksesan tim, meskipun dirinya menyadari basis massa Persib tersebar sangat luas hingga ke pelosok daerah.

"Ya pastinya pengennya di Bandung, namanya juga Persib Bandung kan. Masa Persib Bandung perayaannya di luar Bandung? Tapi kalaupun di luar (kota), nggak ada masalah, suporternya kan tersebar di seluruh wilayah," tuturnya.

Dedi memastikan pemerintah provinsi siap mengawal jalannya perayaan di manapun lokasinya, asalkan dilakukan dengan cara yang tertib dan tidak mengganggu keamanan masyarakat.

Sebelumnya, video kericuhan suporter sempat viral di media sosial yang menunjukkan ratusan orang terlibat aksi saling serang di Purwakarta serta adu mulut di Karawang.

Pihak kepolisian di masing-masing daerah dilaporkan secepatnya membubarkan massa dan meningkatkan pengamanan untuk mencegah bentrok susulan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gubernur Jawa Barat Persib Menang Bobotoh Persib Persib Purwakarta

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777