https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pembantaian Hari Kasih Sayang, Kisah Berdarah di Hari Valentine

Agus Mughni | Jum'at, 14/02/2025 14:05 WIB



Tahukah kamu bahwa di balik momen romantis Valentine’s Day, terdapat kisah kelam yang terjadi 96 tahun lalu? Sebuah tragedi yang menjadi salah satu pembantaian paling terkenal dalam sejarah kejahatan terorganisir, yang dikenal sebagai The St. Valentine`s Day Massacre. Saint Valentine`s Day Massacre, Kisah Berdarah di Hari Valentine (Foto: Wttw)

Jakarta, Jurnas.com - Hari Kasih Sayang, atau yang lebih dikenal dengan Valentine’s Day, telah menjadi tradisi global yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari. Berbagai bentuk ekspresi cinta, mulai dari pemberian bunga, cokelat, hingga kartu ucapan, mewarnai perayaan yang digelar oleh banyak pasangan di seluruh dunia.

Namun, tahukah kamu bahwa di balik momen romantis Valentine’s Day, terdapat kisah kelam yang terjadi 96 tahun lalu? Sebuah tragedi yang menjadi salah satu pembantaian paling terkenal dalam sejarah kejahatan terorganisir, yang dikenal sebagai The St. Valentine`s Day Massacre.

Dirangkum dari berbagai sumber, kisah Valentine sendiri berawal dari seorang uskup bernama St. Valentine yang dihukum mati karena menikahi pasangan kekasih secara diam-diam di masa Romawi. Kini, perayaan ini menjadi simbol cinta yang diperingati setiap tahun oleh pasangan di seluruh dunia, meski asal-usulnya tak lepas dari tragedi.

Baca juga :
Mengapa Valentine Identik dengan Cokelat, Ada Alasan Ilmiahnya?

Hari Valentine 96 tahun lalu, tepatnya pada 14 Februari 1929, terjadi pembantaian sadis di Chicago yang mengguncang dunia. Tujuh anggota geng George “Bugs” Moran, yang menguasai Chicago Utara, ditembak mati oleh empat penyerang yang menyamar sebagai petugas polisi di sebuah garasi di Lincoln Park.

Pembantaian ini merupakan puncak dari perseteruan panjang antara geng Moran dan geng Al Capone, pemimpin Chicago Outfit yang berkuasa di sisi selatan kota. Konflik ini berakar dari perebutan wilayah perdagangan minuman keras ilegal pada masa larangan alkohol di Amerika Serikat.

Baca juga :
Kisah Berdarah di Hari Valentine, Tragedi Pembantaian Chicago 14 Februari

Insiden ini terjadi setelah persaingan yang semakin sengit antara kedua geng. Tindakan brutal ini bukan hanya merenggut nyawa, tetapi juga menyulut ketegangan yang mempengaruhi dunia kriminal di seluruh negeri.

Meski tragedi ini terjadi di hari yang sama dengan Hari Kasih Sayang, masyarakat tetap melanjutkan tradisi merayakan cinta setiap tahunnya. Banyak cara unik yang dilakukan di berbagai negara, mulai dari memberikan hadiah hingga merayakan dengan makan malam romantis bersama orang tersayang.

Baca juga :
Saat Valentine di Manado Berubah Jadi Perlawanan Merah Putih

Namun, di balik perayaan yang penuh kasih ini, peristiwa pembantaian tersebut tetap menjadi bagian dari sejarah kelam yang tak terlupakan. Meskipun tragedi ini terjadi hampir satu abad lalu, kisahnya tetap hidup, mengingatkan kita bahwa sejarah bisa menjadi gelap dan terang sekaligus.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pembantaian Hari Kasih Sayang Hari Valentine Saint Valentine`s Day Massacre

Terkini | Selasa, 12/05/2026 00:56 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777