Ilustrasi makanan gosong (Foto: Unsplash/Олег Мороз)
Jakarta, Jurnas.com - Mengonsumsi makanan yang dimasak hingga gosong atau terlalu matang sering kali dianggap biasa oleh sebagian orang.
Namun, dari sudut pandang medis dan penelitian ilmiah, kebiasaan mengonsumsi bagian makanan yang menghitam akibat pembakaran berlebih menyimpan risiko serius bagi kesehatan jangka panjang.
Proses memasak dengan suhu tinggi dalam waktu lama memicu perubahan kimiawi pada struktur makanan, yang kemudian menghasilkan senyawa-senyawa beracun bagi tubuh.
Melansir Alodokter, berikut ini bahaya utama makanan gosong bagi kesehatan:
1. Pembentukan senyawa berbahaya
Saat makanan dimasak hingga gosong, terutama yang mengandung karbohidrat dan protein, dapat terbentuk senyawa seperti akrilamida dan hidrokarbon polisiklik aromatik (HPA).
Senyawa ini diketahui berpotensi bersifat karsinogenik, yaitu zat yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker dengan cara merusak sel atau memicu pertumbuhan sel abnormal di dalam tubuh.
Dalam jumlah kecil, sebenarnya tidak langsung berbahaya. Namun, jika sering dikonsumsi dalam jangka panjang, zat tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
2. Meningkatkan risiko gangguan pencernaan
Makanan gosong cenderung lebih sulit dicerna karena struktur alaminya telah berubah akibat pemanasan berlebih. Pada beberapa orang, terutama yang memiliki lambung sensitif, kondisi ini bisa memicu keluhan seperti mual, nyeri perut, atau perut terasa tidak nyaman.
Efek ini biasanya bersifat ringan, tetapi dapat mengganggu jika terjadi berulang.
3. Kerusakan nutrisi makanan
Proses memasak hingga gosong dapat merusak kandungan nutrisi penting dalam makanan, seperti vitamin yang sensitif terhadap panas.
Selain itu, protein dan lemak juga bisa mengalami perubahan struktur sehingga kualitas gizinya menurun. Akibatnya, makanan yang dikonsumsi menjadi kurang memberikan manfaat optimal bagi tubuh.
4. Risiko penyakit kronis
Jika makanan gosong dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka panjang, hal ini dapat berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit kronis, termasuk kanker, terutama bila disertai pola makan tidak sehat lainnya.
Namun, penting dipahami bahwa risiko ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti gaya hidup, kebiasaan makan, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan, sehingga tidak semata-mata disebabkan oleh makanan gosong saja.
Selasa, 19/05/2026 13:31 WIB