Bek timnas Spanyol, Pedro Porro merayakan golnya dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 lawan Prancis di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, pada Rabu (15/7) dini hari WIB (Foto: AFP/MAURO PIMENTEL)
Jakarta, Jurnas.com - Langkah Tim Nasional Prancis untuk kembali mencicipi partai puncak Piala Dunia harus terhenti secara menyakitkan.
Pelatih Les Bleus, Didier Deschamps, secara terbuka mengakui bahwa anak asuhannya tampil tidak seperti biasanya saat ditaklukkan Spanyol dengan skor 0-2 dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, pada Rabu (15/7) dini hari WIB.
Melansir laporan dari laman resmi FIFA, Deschamps menjelaskan bahwa kekalahan telak ini tidak bisa dihindari.
Menurutnya, performa Kylian Mbappe dan kawan-kawan berada jauh di bawah standar performa yang biasa mereka tunjukkan, sehingga membuat Prancis mati kutu di hadapan kekuatan Spanyol.
"Ini terutama kesalahan kami sendiri. Performa kami kurang maksimal dan serangan kami tidak seberbahaya yang seharusnya," ujar Deschamps.
Juru taktik yang membawa Prancis juara dunia 2018 itu juga menyoroti banyaknya kesalahan mendasar yang dilakukan para pemainnya di atas lapangan.
"Kami melakukan beberapa kesalahan teknis dalam operan yang sebenarnya bisa berujung pada peluang mencetak gol. Itulah kenyataan di level elite, meskipun hal itu menyakitkan," kata Deschamps.
Dalam pertandingan tersebut, gawang Prancis harus bobol dua kali akibat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal dan sontekan dari Pedro Porro.
Kekalahan dua gol tanpa balas ini sekaligus memutus rekor impresif Prancis yang selalu berhasil menembus babak final dalam dua edisi Piala Dunia berturut-turut, yakni pada 2018 (juara) dan 2022 (peringkat kedua).
Deschamps tidak menampik bahwa ruang ganti Prancis saat ini diselimuti kesedihan mendalam.
"Harus diakui bahwa hari ini performa teknis kami sedikit di bawah standar biasanya saat menghadapi tim yang benar-benar menguasai jalannya pertandingan," ucap Deschamps.
Meski mimpi menjadi juara dunia telah sirna, perjuangan Les Bleus di Amerika Serikat belum sepenuhnya berakhir.
Prancis masih harus bersiap melakoni pertandingan perebutan tempat ketiga melawan tim yang kalah antara Inggris atau Argentina di Stadion Hard Rock, Miami, pada akhir pekan ini.
Rabu, 15/07/2026 14:50 WIB