Ilustrasi - ini alasan mengapa Hari Peduli Hiu diperingati setiap 14 Juli (Foto: ISTIMEWA)
Jakarta, Jurnas.com - Di balik birunya samudra, terdapat salah satu predator paling tangguh sekaligus paling disalahpahami di dunia, yaitu hiu.
Setiap tanggal 14 Juli, masyarakat global bersatu untuk memperingati Hari Peduli Hiu atau Shark Awareness Day.
Peringatan tahunan ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan sebuah seruan mendesak dari berbagai lembaga konservasi dunia untuk menyelamatkan populasi hiu yang kian terancam punah.
Lahirnya Hari Peduli Hiu berawal dari kekhawatiran mendalam para ahli kelautan dan aktivis lingkungan terhadap penurunan drastis populasi hiu di berbagai belahan dunia.
Selama puluhan tahun, hiu kerap digambarkan sebagai monster laut yang menakutkan melalui budaya populer dan film-film fiksi ilmiah.
Citra buruk ini memicu ketidakpedulian publik ketika jutaan hiu diburu setiap tahunnya, terutama untuk diambil siripnya demi memenuhi permintaan pasar kuliner mewah atau sekadar menjadi korban tangkapan sampingan industri perikanan skala besar.
Tujuan utama dari penetapan tanggal 14 Juli sebagai Hari Peduli Hiu adalah untuk mengubah stigma negatif tersebut menjadi pemahaman yang utuh.
Para ilmuwan kelautan terus menyuarakan bahwa hiu sebenarnya memegang peranan yang sangat vital sebagai penjaga keseimbangan ekosistem laut.
Sebagai predator puncak yang telah ada sejak ratusan juta tahun lalu, hiu bertugas menjaga rantai makanan tetap seimbang dengan memburu satwa yang sakit atau lemah, sehingga populasi ikan lain tetap sehat dan teratur.
Jika hiu punah, ekosistem laut akan mengalami kekacauan yang pada akhirnya merugikan industri perikanan dan kelangsungan hidup manusia.
Melalui momentum 14 Juli ini, berbagai organisasi lingkungan global memanfaatkan hari ini untuk mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya regulasi ketat terhadap perdagangan sirip hiu serta pembatasan wilayah tangkap.
Hari Peduli Hiu menjadi pengingat tahunan bagi kita semua bahwa menjaga kelestarian hiu sama saja dengan menjaga kesehatan samudra yang menjadi sumber kehidupan bagi planet bumi.
Selasa, 14/07/2026 13:05 WIB
Selasa, 14/07/2026 10:30 WIB
Selasa, 14/07/2026 10:05 WIB