Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat ditemui usai kegiatan Satu Tahun Perjalanan Program Sekolah Rakyat di Kantor Kemenko PM (Foto: Habib/Jurnas.com)
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul mengatakan bahwa pembangunan gedung permanen untuk program sekolah rakyat yang tersebar di 97 titik tengah dikebut.
Pembangunan ini ditargetkan selesai paling lambat pada akhir Juni agar dapat segera dimanfaatkan pada awal tahun ajaran baru.
"Tapi yang mengerjakan itu adalah Kementerian Pekerjaan Umum," kata Gus Ipul saat ditemui usai kegiatan Satu Tahun Perjalanan Program sekolah rakyat di Kantor Kemenko PM, Rabu (29/4).
Hingga saat ini, progres pembangunan di lapangan bervariasi, dengan capaian antara 20 persen hingga 40 persen di beberapa lokasi.
Terkait besaran anggaran pembangunan gedung permanen, Gus Ipul menyebutkan angka rata-rata di satu titik sekolah rakyat bisa mencapai di angka Rp200 miliar lebih
"Rata-rata itu satu tempat di atas Rp200 M," katanya.
Adapun terkait adanya efisiensi anggaran, Mensos menegaskan bahwa program untuk kelompok rentan tetap menjadi prioritas utama pemerintah.
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi yang sangat besar terhadap keluarga paling tidak mampu, sehingga anggaran bantuan sosial maupun program pengentasan kemiskinan seperti sekolah rakyat.
"Belajar tahun 2025 itu malah justru ditambah," kata Gus Ipul.
"Sekolah rakyat ini bagian daripada pengentasan kemiskinan. Untuk itu mudah-mudahan insya Allah tidak ada hal yang mungkin mengganggu penyelenggaraan sekolah rakyat," dia menambahkan.
Rabu, 29/04/2026 15:57 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB