Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Eko Yulianto dan Walikota Jakarta Pusat, Arifin
Jakarta, Jurnas.com - Sebanyak 14.578 pasukan gabungan akan diterjunkan dalam rangka pengaman aksi peringatan hari buruh sedunia (May Day), Jumat 1 Mei 2026.
Wakapolres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eko Yulianto mengatakan ada tiga titik lokasi massa dalam melangsungkan demo aksi buruh. Seperti di Monas, DPR/MPR dan di Tugu Tani.
“Kita sudah melakukan rakor seperti di Polres dengan mengundang Walikota Jakpus, Dandim dan juga unsur - unsur lainnya yang terkibat dalam pelayanan pengamanan nanti dalam pelaksanaan may day,” ucap Eko saat diwawancarai di kantor Pemerintahan Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang 1, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/4).
Eko Yulianto mengatakan kekuatan dalam pengamanan aksi buruh petugas yang diterjunkan mencapai 14.588. Terdiri dari BKO TNI sebanyak 2.863 personil, Mabes Polri 2.470 personil, dari Polda Metro Jaya sebanyak 5.663 personil. Kemudian petugas polres jajaran se-Polda Metro sebanyak 721 personil, dari satgas Polda.
“Dark Satgas Polres Jakarta Pusat sebanyak 490 personil, dan juga dari BKO Pemda sebanyak 964 personil, dari kamtibmas pokdar dan ojol itu sebanyak 1.007 personil, dari BKO Pamdal yang ada di DPR sebanyak 400 personil. Itu yang rencana nanti dilibatkan dalam pengamanan May Day," ucapnya.
Sementara itu, Walikota Jakarta Pusat, Arifin berharap aksi massa demo pada hari buruh bisa tertib, kondusif. Dalam penyampaian aspirasi itu dilindungi undang-undang.
“Kita doakan massa demo bisa tertin, kondusif. Tentunya juga aparat kepolisian, tni memberikan satu perlindungan dalam rangka menyampaikan aspirasi oleh kaum buruh. Kita pun mengawal pelaksanaan dari pada may day ini agar apa yang diharapkan, diinginkan bisa menjaga jakarta dalam suasana kondusif, aman, tertib, teratur,” ucapnya.
Selasa, 28/04/2026 16:01 WIB
Selasa, 28/04/2026 15:18 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB