https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Buntut Insiden Bekasi Timur, DPR Bakal Panggil Kemenhub, KAI dan KNKT

Samrut Lellolsima | Selasa, 28/04/2026 11:55 WIB



Yang jelas, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh. Ini tidak bisa dianggap insiden biasa Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Komisi V DPR RI memastikan akan segera memanggil sejumlah mitra kerja strategis, mulai dari Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia, hingga Komite Nasional Keselamatan Transportasi, menyusul insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur.

Anggota Komisi V DPR RI, Huda, menyampaikan bahwa langkah pemanggilan tetap disiapkan meskipun parlemen tengah memasuki masa reses.

Baca juga :
Prabowo Pastikan Korban Kecelakaan KA Bekasi Dapat Kompensasi

Menurutnya, komunikasi internal pimpinan komisi saat ini masih berlangsung untuk menentukan waktu yang paling tepat, apakah dilakukan dalam masa reses atau setelahnya.

“Yang jelas, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh. Ini tidak bisa dianggap insiden biasa,” ujar Huda dalam keterangan resminya, Selasa (28/4).

Baca juga :
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Benahi Lintasan Kereta Api dan Bangun Fly Over

Ia menyoroti kuat dugaan bahwa kecelakaan dipicu persoalan klasik di sektor perkeretaapian, yakni perlintasan sebidang yang belum tertata optimal. Kondisi tersebut dinilai masih menjadi titik rawan di berbagai jalur padat, khususnya lintas utara Jawa.

Huda mendorong keterlibatan aktif pemerintah daerah untuk mengisi kekosongan pengawasan di lapangan. Salah satu usulan konkret adalah penempatan petugas jaga atau relawan di setiap titik perlintasan sebidang guna memastikan arus lalu lintas tetap aman dan terkendali.

Baca juga :
Kesaksian Warga Setempat terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

“Minimal ada satu orang yang bertanggung jawab di setiap perlintasan. Itu penting untuk mencegah hambatan, termasuk saat terjadi kondisi darurat seperti kendaraan mogok,” katanya.

Ia menambahkan, sepanjang jalur Jakarta–Surabaya terdapat ratusan perlintasan sebidang yang belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan. Mulai dari ketiadaan petugas, hingga kondisi fisik perlintasan yang tidak rata antara rel dan badan jalan.

Data yang ada, lanjutnya, menunjukkan bahwa mayoritas kecelakaan kereta api di Indonesia masih berkaitan dengan persoalan perlintasan sebidang. Karena itu, pembenahan aspek ini dinilai mendesak dan membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia melaporkan jumlah korban akibat insiden tersebut terus bertambah. Hingga Selasa pagi, tercatat 14 orang meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka.

Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Adapun korban luka saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya percepatan peningkatan sistem keselamatan transportasi, khususnya pada titik-titik perlintasan sebidang yang selama ini menjadi sumber risiko tinggi.

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi V Syaiful Huda kecelakaan kereta Bekasi Timur

Terkini | Selasa, 28/04/2026 13:37 WIB

News

Trump Tidak Puas dengan Usulan Iran Soal Selat Hormuz

News

KPK Panggil Lagi Pengusaha Billy Beras Terkait Korupsi Proyek DJKA

News

Dies Natalis ke-64, GAMKI Soroti Dampak Konflik Timur Tengah

News

Gus Rosikh: Muktamar NU Harus Bersih dari Kepentingan Politik dan Cuan

News

Prabowo Perintahkan Korban Laka Kereta Bekasi Dapat Layanan Terbaik

News

Prabowo Pastikan Korban Kecelakaan KA Bekasi Dapat Kompensasi

News

Buntut Insiden Bekasi Timur, DPR Bakal Panggil Kemenhub, KAI dan KNKT

News

Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Benahi Lintasan Kereta Api dan Bangun Fly Over

News

AS Tambah Dakwaan Pelaku Penembakan di Gedung Putih

News

Tragedi Kereta Bekasi, BPKN RI Sebut Sistem PT KAI Perlu Dievaluasi Total

News

DPR Segera Panggil Mendikdasmen, Evaluasi Standar Pendidikan Daycare

News

Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Ini Kata Pengamat Transportasi

News

Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: 14 Meninggal Dunia, 84 Luka-luka

Gaya Hidup

Gunakan Kondom dalam Penelitian, Ilmuwan Temukan Fungsi Unik Menara Cicada

News

Komisi V Minta Pemerintah Tuntaskan Darurat Perlintasan Sebidang Kereta Api

News

Insiden Maut Kereta di Bekasi, Legislator Minta Evaluasi Sistem Keselamatan

News

Pimpinan DPR Minta Investigasi Total Tabrakan Kereta Bekasi Timur

Gaya Hidup

Tanaman Invasif Ini Bikin Nyamuk Tumbuh Lebih Cepat dan Hidup Lebih Lama

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777