Sabtu, 18/04/2026 16:23 WIB

Kazakhstan Larang Orang yang Belum Divaksinasi dari Mal dan Restoran di Akhir Pekan





Bekas republik Soviet itu berencana membuka kembali sekolah bulan depan. Sebagian besar dari mereka telah ditutup sejak Maret 2020.

Orang-orang menunggu giliran sebelum memasuki pusat vaksinasi penyakit coronavirus (COVID-19) yang terletak di pusat perbelanjaan MEGA Alma-Ata di Almaty, Kazakhstan pada 14 April 2021. (Foto: Reuters/Mariya Gordeyeva)

Almaty, Jurnas.com - Kazakhstan mengatakan pada Rabu (25/8) akan melarang orang yang tidak divaksinasi dari pusat perbelanjaan, restoran, dan kafe pada akhir pekan dalam upaya untuk menahan penyebaran COVID-19.

Disadur dari Reuters, pemerintah mengatakan, orang yang ingin berbelanja atau makan di luar harus menunjukkan status "hijau" di aplikasi seluler, membuktikan bahwa mereka telah mendapatkan suntikan, atau tes negatif baru-baru ini atau telah pulih dari penyakit dalam tiga bulan terakhir.

Perintah itu mulai berlaku pada hari Sabtu.

Bekas republik Soviet itu berencana membuka kembali sekolah bulan depan. Sebagian besar dari mereka telah ditutup sejak Maret 2020.

Kazakhstan telah melaporkan 823.189 kasus COVID-19 dengan 8.643 kematian terkait. Ini telah sepenuhnya memvaksinasi 5,1 juta orang, lebih dari seperempat dari populasinya.

KEYWORD :

Kazakhstan Vaksinasi COVID-19




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :