Leni Rodiah, Aktivis Relawan Pejuang Demokrasi
Jakarta, Jurnas.com - Aktivis pergerakan Leni Rodiah merasa sedih mendapati kabar bahwa Indonesia akan mengimpor beras sebanyak 1 juta ton, Maret 2021.
Padahal, jelas Leni, Presiden Joko Widodo beberapa kali menyampaikan sikap tegas untuk tidak mengimpor bahan makanan yang bisa disediakan dari dalam negeri.
"Presiden telah tegas soal impor bahan makanan ini dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian 2021," ujar Leni, Kamis (11/3/2021).
Aktivis Relawan Pejuang Demokrasi (Repdem) ini pun menduga ada pembantu Presiden yang sengaja bermain mata dengan importir, dan tak peduli dengan kondisi dan kesulitan yang dihadapi petani Indonesia.
"Impor ini memiskinkan petani Indonesia, dan Impor membuat harga hasil pertanian hancur pada saat panen raya di bulan Maret 2021 ini. Karena itu jelas, tidak ada alasan untuk mengimpor," tegas Leni.
Ia mendorong agar Presiden Joko Widodo untuk terlebih dahulu menyerap hasil panen raya petani Indonesia, mendahulukan kesejahteraan rakyat.
"Tumpas mafia pangan. Kejahatan terorganisir untuk memiskinkan petani tidak boleh dibiarkan!" tuntas Leni Rodiah.
Kekecewaan sama juga disampaikan Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santosa. Ia mebilai impor 1 juta ton beras itu akan mencederai kaum tani.
"Keputusan ini mencederai kami dan sedulur kami. Jadi usulan kami segera batalkan saja lah," ujar Dwi.
Adapun Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengatakan kebijakan impor digunakan untuk menambah cadangan beras dan telah disepakati dalam rapat koordinasi terbatas.
Badan Pusat Statistik (BPS) menghitung potensi produksi beras periode Januari sampai April 2021 diperkirakan mencapai 14,54 juta ton beras, meningkat 3,08 juta ton.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Mafia Pangan Impir Beras Leni Rodiah Petani




























