Selasa, 21/04/2026 04:47 WIB

Sama di Mata Hukum, GMJ Minta Polisi Tindak Tegas Rizeq Shihab





Mahasiswa mendesak Polri untuk bertindak tegas terhadap Habib Rizieq Shihab.

Aksi GMJ di depan Polda Metro. (Foto : Jurnas/Unt).

Jakarta, Jurnas.com- Kepulangan Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Indonesia dinilai sarat kepentingan politik. Ini membuat banyak kalangan bereaksi dan menimbulkan pro kontra. Termasuk reaksi dari ratusan massa Gerakan Mahasiswa Jakarta (GMJ). Mereka menggelar aksi demonstrasi damai di depan Polda Metro Jaya (PMJ), Sabtu (5/12) kemarin.

Dalam aksi tersebut, massa mendukung Polda Metro Jaya (PMJ) segera memanggil HRS guna mempertanggungjawabkan pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan secara berulang-ulang.

"Kami minta Polda Metro Jaya berani, tidak gentar ancaman dan kekerasan dalam menegakan hukum," tegas kordinator lapangan (korlap) demo, Indra Lasmana di sela-sela aksi.

Pihaknya mencatat, pelanggaran protokol kesehatan terjadi berulang kali, dimulai saat penjemputan HRS di bandara. Kemudian penyelenggaraan pernikahan putrinya yang dibarengi peringatan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat yang menimbulkan kerumunan ribuan orang yang tak mengindahkan pembatasan jarak.

"Kami juga meminta HRS segera dipanggil untuk dimintai keterangannya oleh Polda Metro Jaya. Kalau perlu ada pemanggilan paksa jika yang bersangkutan tak mau datang memenuhi panggilan polisi," tegas Indra.

Pihaknya juga mendukung Polda Metro Jaya bertindak tegas terhadap para pelanggar protokol kesehatan yang mengakibatkan masyarakat menjadi korban.

"Kami siap bersama masyarakat dan Polda Metro Jaya menciptakan Jakarta yang aman dan kondusif," pungkas Indra.

KEYWORD :

Rizieq Shihab GMJ




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :