Ilustrasi Angkasa Pura I
Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) dituding telah melakukan proses lelang yang tidak transparan terkait tender pembangunan terminal di beberapa bandara. PT Angkasa Pura I dituding telah melakukan persekongkolan.
Sebelum proses lelang, PT Angkasa Pura sudah memilih secara langsung pemenang tender. Padahal dalam proses lelang, sejumlah pihak baik dari pemerintaha pusat mau pun daerah sampai kepada swasta ikut terlibat.Mewakili peserta tender dari PT Darma Perdana Muda Catur Riyadi mengatakan, dalam sistem pemilihan penyedia barang atau jasa harus dilakukan secara ketat. Hal itu bertujuan agar pengadaan barang atau jasa pemerintah yang dibiayai oleh APBN atau APBD bisa dilaksanakan dengan efektif dan efisien."Seperti yang terjadi di PT Angkasa Pura I, pekerjaan yang seharusnya dilakukan dengan pelelangan umum ternyata dilakukan dengan pelelangan terbatas. Lalu untuk apa ada pendaftaran lelang kalau pemenangnya sudah ditentukan?" kata Catur, kepada wartawan, Jakarta, Senin (10/10).
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Angkasa Pura I Tender Pembangunan Bandara




























