Putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Bandar Algaloud/Saudi Kingdom Council/Anadolu Agency)
Osaka, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump enggan menanggapi pertanyaan awak media soal kasus pembunuhan jurnalis Jama Khashoggi, saat dia dan Pangeran Arab Saudi Mohammed Bin Salman (MBS) berada di pertemuan G20 di Osaka, Jepang.
Alih-alih menjawab, Trump malah melemparkan pujian kepada MBS karena telah melakukan `pekerjaan spektakuler`, di tengah kecaman publik internasional.
"Anda telah melakukan pekerjaan spektakuler," kata Trump dilansir dari AFP pada Sabtu (29/6). Trump juga memanggil MBS dengan sebutan `teman saya`.
"Suatu kehormatan bisa bersama Pangeran Mahkota Arab Saudi, seorang pria yang benar-benar telah melakukan banyak hal dalam lima tahun terakhir di Arab Saudi," imbuh Trump merujuk pada kebijakan MBS melonggarkan hak mengemudi untuk perempuan.
Dalam keterangan yang disampaikan Gedung Putih usai pertemuan Trump dan MBS, disebutkan keduanya membahas masalah pentingnya hak asasi manusia. Namun tidak ada rincian lebih lanjut.
Sebelumnya, laporan pakar PBB mengatakan bahwa Pangeran MBS terlibat dalam pembunuhan Khashoggi, salah satunya upaya pembersihan forensik di Konsulat Saudi, di Istanbul.
Namun jaksa penuntut Saudi mengatakan semua pihak yang bersalah dalam kasus tersebut sudah diadili. Lima di antaranya menghadapi hukuman mati.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Donald Trump Jamal Khashoggi Mohammed Bin Salman



























