Kementerian BUMN
Jakarta - Utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus mengalami pembengkakan dinilai akibat salah kelola oleh penguasa. Sebab, BUMN menjadi sarana politik penguasa saat ini.
Demikian disampaikan Ekonom Said Didu, kepada wartawan, Jakarta, Jumat (14/12). Menurutnya, pemerintahan Presiden Jokowi harus menggunakan BUMN untuk kepentingan masyarakat. Sehingga, jangan sampai BUMN salah kelola demi kepentingan politik."Jadi BUMN itu Badan Usaha Milik Negara bukan badan milik penguasa. Seperti Tentara Nasional Indonesi, bukan Tentara Penguasa Indonesia. Ini harus diclear-kan," kata Said.Said yang juga Mantan Sekretaris Kementerian BUMN periode 2004-2012 itu pun mengkritik penugasan pemerintah terhadap BUMN. Sebab, penugasan itu telah membuat BUMN justru merugi.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kementerian BUMN Presiden Jokowi Utang Negara



























