Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Brussels, Belgia pada 11 Desember 2017 (Foto: Dursun Aydemir/Anadolu Agency)
Yerusalem – Beredar kabar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu akan melakukan kunjungan ke Bahrain. Kunjungan itu sebulan setelah kembali dari Oman.
Kamis sebelumnya, Hani Marzouk, seorang staf kantor perdana menteri, mengatakan kepada Otoritas Siaran Israel, Netanyahu dijadwalkan untuk mengunjungi Bahrain dalam waktu yang akan datang.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari berikutnya, kantor Netanyahu tampaknya menjauhkan diri dari pernyataan itu. "Marzouk belum mengerti masalah politik dan keamanan tertentu," kata pernyataan itu."Pernyataannya lebih didasarkan pada spekulasi media daripada informasi resmi," tambahnya.
Kantor itu mengatakan bahwa Marzouk hanyalah seorang karyawan di kantor perdana menteri dan tidak mempunyai kapasitas untuk berbicara atas nama Netanyahu.
Bulan lalu, Netanyahu mengunjungi Oman, di mana dia bertemu dengan Sultan Oman Qaboos bin Said. Ini pertama kalinya dalam 22 tahun, seorang pejabat tinggi Israel mengunjungi sebuah kesultanan di Teluk Arab.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Benjamin Netanyahu Negara Arab Timur Tengah






















