Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: AFP)
Washington - Lebih dari 500 perempuan ditahan saat berunjuk rasa di Gedung Capitol, Amerika Serikat untuk memprotes kebijakan imigrasi "zero tolerance" Presiden Donald Trump.
Kebanyakan dari mereka ditahan saat berunjuk rasa berselimutkan lembaran foil, mirip yang digunakan sebagai selimut oleh anak-anak migran ilegal yang ditampung di kandang-kandang berantai setelah mereka dipisahkan dari orangtua mereka oleh pemerintahan Trump.Video dan foto-foto yang menunjukkan kondisi mereka beredar luas dan semakin memicu kemarahan orang-orang terhadap Trump, dan pada akhirnya memaksa Trump untuk mengakhiri praktik tersebut.Hingga saat ini, bagaimana administrasi akan menyatukan kembali ribuan keluarga yang dicerai-beraikan masih menjadi pertanyaan. Secara keseluruhan, sekitar 2.300 anak-anak dipisahkan dari orang tua mereka.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Amerika Serikat Donald Trump Aktivis Perempuan




























