Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono
Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengatakan letak wilayah Indonesia sangatlah strategis dalam peta jalur perdagangan internasional, karena masuk dalam wilayah poros maritim dunia. Namun potensi besar yang dimiliki Indonesia tersebut belum dieksplorasi secara maksimal oleh pemerintah.
Bambang mengatakan, dengan panjang pantai terbesar dan memiliki lokasi-lokasi yang strategis untuk dibangun pelabuhan-pelabuhan di wilayah Selat Malaka, namun sayangnya tidak lebih dari 500 ribu peti kemas yang masuk ke Indonesia dari total sekitar 120-an juta peti kemas dari internasional yang melewati selat antara Indonesia dan Malaysia itu.“Pemerintah seringkali menipu data. Padahal indonesia letaknya paling strategis karena dilewati oleh poros maritim dunia. 90 persen kapal dunia melewati Selat Malaka, yakni sekitar 100 ribu kapal peti kemas atau sekitar 120 juta peti kemas yang lewat di Selat Malaka,” ungkap Bambang di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4).Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, panjang pantai Indonesia yang ada di Selat Malaka adalah sepanjang 600 mil, tetapi kapal peti kemas yang singgah ke Indonesia jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan yang ke negara Singapura dan Malaysia.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Komisi V DPR

























