E-KTP
Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengklaim tidak ada kebocoran data-data rekaman KTP eletronik (e-KTP) yang sudah diregistrasi lewat kartu telepon selular. Isu kebocoran data rekaman e-KTP itu diklaim bohong atau hoax.
"Saya ingin tepis hoax di berbagai media sosial, saya tepis pertanyaan jangan-jangan data penduduk kita disimpan di luar negeri," tegas Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah dalam diskusi bertajuk `Keamanan Data Tanggung Jawab Siapa?`, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3/2018).Beberapa waktu belakangan ini sempat beredar isu kebocoran data-data rekaman nomor KTP dan KK yang telah diregistrasikan lewat nomor telepon seluler. Adapun data-data tersebut didaftarkan sebagai bagian dari rekaman KTP eletronik."Terkait isu yang sampaikan bahwa semua data registrasi saya jamin aman. Tidak ada data yang keluar dan data yang bocor," ujar Zudan.
Sejauh ini, Kemenkominfo mencatat sudah ada 339 juta penduduk yang mendaftarkan data kependudukan melalui nomor telepon seluler. "Kalau selama ini yang kita lihat mencapai 339 juta (penduduk) yang sebagian besar mengirimkan lewat sms," ujar Henri.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Rekaman Data E-KTP Kemendagri


























