Ketua DPR, Bambang Soesatyo
Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung penuh berkembangnya industri pertahanan dalam negeri karena akan memunculkan nilai tambah bagi bangsa Indonesia seperti dari sisi tenaga kerja dan perputaran ekonomi nasional.
"Kalau BUMN tidak mampu maka lebih baik diajak berembuk para pelaku industri pertahanan swasta agar bisa dikerjakan di dalam negeri," kata Bamsoet, saat membuka acara Rapat Umum Anggota Luar Biasa Perhimpunan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) di Jakarta, Rabu.Dia menekankan bahwa kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional tidak boleh bergantung pada industri dari luar negeri karena produsen lokal Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) lokal sudah mampu menghasilkan produk berkualitas.Bamsoet juga mengkritik perlakuan khusus yang diberikan kepada BUMN dalam pembuatan Alutsista namun kenyataannya sebagian besar tidak dibuat di dalam negeri.Baca juga :
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Dia mengatakan akan meminta Komisi I DPR untuk memperhatikan hal tersebut. Karena impor bisa dilakukan jika Indonesia tidak mampu memproduksi tapi ternyata memiliki industri pertahanan lokal yang mampu bersaing.Kata Bamsoet, saat ini kekuatan militer Indonesia masuk dalam 14 besar di dunia dan diyakini bisa masuk 10 besar namun harus ditopang dengan dana yang besar.
Pemerintah Wajib Laksanakan Rekomendasi DPR Soal Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ketua DPR Bambang Soesatyo Industri Pertahanan

























